Akper Maranatha Kupang Telah Hadir di Kota Soe

Soe, medikastar.id

Masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) tidak perlu menempuh jarak yang jauh lagi untuk menempuh pendidikan kesehatan, khususnya pendidikan keperawatan. Pasalnya di Kota Soe, ibu kota Kabupaten TTS telah ada sebuah institusi pendidikan kesehatan, yakni Akper Maranatha Kupang di Soe.

Yesaya Tse, S.Th, Direktur Akper Maranatha Kupang di Soe kepada Medika Star menuturkan bahwa berdasarkan keputusan Yayasan Maranatha NTT pada Februari 2018 lalu, Akper Maranatha Kupang yang selama ini berkedudukan di Nasipanaf Kupang dipindahkan ke Kota Soe. Selain Stikes Maranatha Kupang, lanjutnya, Akper Maranatha Kupang merupakan sebuah institusi yang bernaung di bawah Yayasan Maranatha NTT.

“Harapannya, dengan kehadiran institusi ini di Soe, bisa membantu masyarakat khususnya keluarga-keluarga yang punya kerinduan agar anaknya dapat mengeyam pendidikan kesehatan. Paling tidak keberadaan sekolah ini di Soe bisa menambah warna baru dalam dunia pendidikan di Soe,” lanjutnya.

Menurutnya, selain untuk mendekatkan pendidikan kesehatan bagi masyarakat TTS, sebagai putra TTS, Drs. Semuel Sellan, ketua pembinan Yayasan Maranatha NTT terpanggil untuk membangun kabupaten TTS, khususnya dalam hal pendidikan kesehatan.

“Dari pada masyarakat TTS harus jauh-jauh mencari tempat untuk pendidikan kesehatan bahkan hingga ke pulau Jawa, lebih baik sekolahnya yang kita pindahkan. Dengan begitu, masyarakat TTS bisa lebih mudah mengakses pendidikan kesehatan,” jelas Yesaya.

Dikatakan pula bahwa Akper Maranatha Kupang di Soe telah mulai berjalan sejak September 2018 lalu. Saat ini para mahasiswa di sana merupakan mahasiswa angkatan pertama Akper Maranatha Kupang di Soe.

Untuk perkuliahan, lanjutnya, Akper Maranatha Kupang di Soe untuk sementara waktu masih menggunakan gedung yang semulanya adalah gedung SMP Kristen Harapan Soe. Gedung Akper Maranatha Kupang di Soe sendiri sedang dalam pengerjaan, namun masih terhambat oleh permasalahan tanah.

“Rencananya akan dibangun gedung 3 lantai dengan kapasitas ruangan sebanyak 30 ruangan,” tutur Yesaya. (*/red)

Baca Juga : Ambon Deklarasi Menuju Kota Layak Anak