medikastar.id
Di masa pandemi covid-19 saat ini, sebagian masyarakat terlihat mulai memiliki pola hidup yang lebih sehat. Salah satu pola hidup sehat yang dijalankan adalah berolahraga. Cukup banyak jenis olahraga yang menjadi favorit orang-orang dalam waktu belakangan ini.
Salah satu olahraga yang menjadi favorit di berbagai kalangan adalah bersepeda. Lantas, apa manfaat dari olahraga sepeda bagi tubuh? Bagimana pula cara mendapatkan manfaat dari kegiatan bersepeda?
Manfaat dBersepeda
Manfaat yang pertama dari bersepeda adalah menjaga berat badan agar tetap proporsional. Bersepeda dengan intensitas yang tinggi akan membantu menurunkan lemak dalam tubuh seseorang. Kegiatan bersepeda juga dapat meningkatkan metabolisme dan membentuk otot-otot tubuh. Hal tersebut akan membuat kalori di dalam tubuh terbakar.
Manfaat berikutnya adalah membuat otot-otot pada kaki menjadi lebih kuat. Bersepeda secara rutin akan menguatkan seluruh area tubuh bagian bawah, termasuk otot kaki tanpa menekannya terlalu kuat. Bagian yang menjadi target dari penguatan kaki adalah paha bagian depan dan belakang, serta betis.
Dengan bersepeda, otot perut dan punggung juga akan dilatih sehingga tubuh dapat memiliki postur yang lebih tegak. Hal ini dikarenakan, untuk menjaga posisi sepeda tetap lurus saat dikendarai, dibutuhkan kekuatan dari otot-otot inti tersebut dalam jumlah tertentu.
Perut dan punggung yang kuat akan menjaga stabilitas dan meningkatkan kenyamanan tubuh saat bersepeda atau melakukan aktivitas lainnya. Alhasil, keseimbangan, postur, dan koordinasi tubuh akan meningkat secara keseluruhan. Keseimbangan yang ditingkatkan sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya jatuh dan patah tulang.
Selain itu, bersepeda termasuk dalam latihan kardio terbaik. Dengan bersepeda, berbagai masalah pada jantung dapat terbantu pencegahannya. Penyakit yang dapat dicegah antara lain serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Kegiatan bersepeda juga dapat membantu mengelola dan mencegah diabetes tipe 2.
Tak hanya bagi kesehatan fisik, kesehatan mental juga dapat ditingkatkan dengan olahraga sepeda. Saat bersepeda, pengendara diharuskan untuk fokus dalam menjaga keseimbangan dan jalan yang dilaluinya. Hal ini sangat baik dalam meningkatkan konsentrasi dan kesadaran pengguna sepeda menjadi lebih baik.
Bersepeda dalam waktu singkat setiap hari juga dapat mengeluarkan endorfin yang dapat membantu menurunkan stres, anxiety, dan depresi. Akhirnya, orang yang bersepeda dapat menjadi lebih percaya diri dan mendapatkan kepuasan.
Cara Bersepeda yang Baik dan Benar
Olahraga sepeda dapat mendatangkan manfaat yang baik bagi tubuh dan mental. Tetapi, kegiatan ini perlu dilakukan secara baik dan benar. Dengan bersepeda secara benar, manfaat-manfaat dari aktivitas fisik ini bisa dirasakan.
Sebelum bersepeda, sebaiknya perlengkapan yang dilakukan perlu disesuaikan dengan kondisi. Perlengkapan tersebut antara lain sepeda, sepatu, dan helm. Sesuaikanlah perlengkapan yang digunakan dengan tempat, waktu, dan jarak rute bersepeda yang hendak dilakukan. Tujuannya agar kegiatan ini dapat dilakukan secara aman dan nyaman.
Selanjutnya, berapa lama waktu bersepeda yang benar? Agar mendapatkan manfaat bagi kesehatan, orang dewasa perlu berolahraga sekurang-kurangnya selama 150 menit dalam seminggu. Waktu tersebut adalah waktu standar bagi jenis olahraga dengan intensitas sedang seperti sepeda.
Sedangkan, anak-anak dan remaja perlu berolahraga setidaknya selama 60 menit setiap hari. Olahraga yang mereka lakukan bisa dimulai dari intensitas sedang hingga berat, sesuai kondisi tubuh.
Bagi semua golongan umur, bersepeda dapat dilakukan selama 30 sampai 60 menit setiap hari, selama tiga hingga lima hari seminggu. Rencana waktu tersebut bisa menjadi rekomendasi target aktivitas bersepeda mingguan. Selebihnya, lama waktu bersepeda disesuaikan dengan kondisi fisik seseorang.
Pemanasan sebelum melakukan perjalanan dengan sepeda juga diperlukan. Cara melakukan pemanasan adalah mengayuh pedal dengan langkah lambat atau pelan selama lima sampai sepuluh menit. Setelah itu, barulah tingkatkan kesepatan kayuhan hingga mendapatkan keringat.
Selanjutnya, saat hendak berhenti dari bersepeda, pakailah lima menit terakhir untuk mengayuh sepeda secara lambat. Hal tersebut bertujuan sebagai penenang bagi otot-otot tubuh. Setelah itu, beristirahatlah sejenak dan bersihkan tubuh.
Olahraga sepeda bisa lebih mengasyikan jika dilakukan secara berkelompok. Karena itu, disarankan untuk para pesepeda agar bergabung dalam suatu komunitas atau grup. Hal ini dapat memotivasi orang per orang dalam grup tersebut untuk dapat bersepeda secara rutin dan sehat.
Namun, selama masa pandemi covid-19, ingatlah untuk tidak bergerombol atau membuat kerumunan. Tetaplah disiplin untuk menjaga jarak aman.
Olahraga sepeda bisa mendatangkan berbagai macam manfaat. Karena itu, jangan lupa sediakan waktu untuk bersepeda. Jika tidak, sediakanlah waktu untuk melakukan jenis olahraga lainnya agar tubuh dan mental menjadi lebih sehat. (har)
Baca juga: Pedoman Kehidupan Pasar Tradisional di Masa New Normal

