Gubernur NTT: Bupati Kerja di Kantor Cukup 20 Persen Saja, 80 Persennya Ada di Lapangan

Kota Kupang, medikastar.id

“Pak bupati, kerja di kantor cukup 20 persen saja dan 80 persennya ada di lapangan. Camat mesti menguasai hal teknis, begitu juga kepala desa. Revolusi itu ekstrem. Semua manusia yang terlibat mesti memiliki energi dan keinginan dobel. Lompatan kerjanya eksponensial. Kalau sehari 24 jam, kerjanya 16 jam dan istirahatnya 8 jam,” ujar Gubernur NTT. Hal tersebut dikatakan olehnya saat menyampaikan sambutan pada acara Panen Perbenihan di Desa Kauniki Kecamatan Takari-Kupang, Rabu (12/08/20).

Di kesempatan itu Viktor meminta para pemimpin wilayah agar jangan pernah lelah membangun Nusa Tenggara Timur. Para Bupati, Para Camat dan Para Kepala Desa dapat berkontribusi dari wilayahnya masing-masing untuk mensejahterakan rakyat NTT.

“Kita mesti bekerja dengan cara-cara yang luar biasa, jangan dengan cara-cara yang biasa,” katanya.

Sementara itu, kepada para petani, Viktor meminta agar para petani mengolah lahan dengan hati dan bekerja selaras dengan alam.

“Tanaman dan tumbuhan bagian dari makhluk hidup. Para petani harus tanam sesuatu dengan penuh cinta kasih. Kerja mesti selaras antara otak dan hati sehingga direstui oleh Tuhan,” tegasnya.

Ia juga mengharapkan keterlibatan dari semua pemangku kepentingan dalam mewujudkan  revolusi pertanian.

“Di sini, potensi airnya luar biasa. Didukung oleh sumber daya manusia, peralatan, benih serta keterlibatan Undana dan Politani, hasilnya pasti akan luar biasa. Kita bersyukur karena punya Presiden dan Menteri Pertanian yang sangat mencintai dan mendukung pertanian NTT,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Bupati Kupang, Korinus Masneno menuturkan bahwa kehadiran  Gubernur NTT dalam acara panen benih memberikan motivasi dan dorongan bagi pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Kupang untuk bekerja lebih giat.

“Kami percaya pasti akan banyak dukungan buat kami di kabupaten agar bisa bangkit mengoptimalkan potensi dan sumber daya yang ada dalam  meningkatkan ekonomi masyarakat,” kata Korinus.

Korinus juga menjelaskan bahwa pemerintah Kabupaten Kupang memiliki program Revolusi 5P yakni revolusi di bidang pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan kelautan dan pariwisata.

“Khusus dalam membangun ekonomi kerakyatan melalui revolusi  pertanian, kami terus berjuang keras, meskipun ada keterbatasan, tapi kami tidak putus harapan untuk mendukung NTT Bangkit Menuju Sejahtera,” pungkas Korinus. (*)

Video: Mengapa Harus Pakai Masker?

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=xm0shUYhk8s[/embedyt]