Gandeng Unicef, FK Undana Gelar Webinar Menjaga Kesehatan Ibu & Anak di Masa New Normal

Kota Kupang, medikastar.id

Kondisi dunia yang saat ini tengah dilanda oleh covid-19 sangat berdampak pada  berbagai  sektor kesehatan maupun non kesehatan. Terserapnya berbagai sumber daya untuk penanganan COVID-19, menyebabkan terabaikannya upaya pelayanan kesehatan esensial lain khususnya pelayanan kesehatan ibu dan anak. Selain itu, kekuatiran masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan juga berdampak terhadap potensi meningkatnya masalah kesehatan ibu dan anak di masyarakat.

Dalam kondisi seperti ini, peran tenaga kesehatan sangat penting dalam mengedukasi masyarakat untuk mengakses pelayanan kesehatan esensial ibu dan anak sebagai salah upaya promotif preventif. 

Oleh karena itu, Fakultas Kedokteran Universitas Nusa Cendana Kupang bekerja sama dengan UNICEF menyelenggarakan kegiatan webinar guna meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan untuk menjaga kesehatan ibu dan anak di masa pandemi  covid-19 dan adaptasi  kebiasaan baru (new normal).

Webinar yang mengangkat tema, “Pentingnya Menjaga Kesehatan Anak di Era AKB” ini dilaksanakan pada Sabtu, (03/10/20) dan diikuti oleh para tenaga kesehatan yang bekerja di fasilitas kesehatan terutama di NTT, para dosen, mahasiswa dan Alumni FK Undana, serta para akademisi dan praktisi lain.

Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut, antara lain dr. Debora, SpA yang membawakan materi mengenai Pelaksanaan MTBS di era AKB dan juga Dr.dr. Simplicia M.A Fernandez, dr., SpA(K) yang membawakan materi mengenai Strategi Pemantauan Tumbuh Kembang Anak di Era AKB.

Hadir pula Dekan FK Undana Kupang, dr. S.M.J. Koamesah, MMR, MMPK, dan juga Kepala Kantor Perwakilan UNICEF NTT/NTB, Yudhisira G. Yewangoe,BEcs (Hons),M.Com.

dr. Kartini Lidia, M.Sc usai webinar menjelaskan bahwa dengan terus meningkatnya kasus covid-19 di Indonesia umumnya dan di NTT khususnya, FK Undana terpanggil untuk terus melakukan berbagai cara, termasuk dengan menggelar webinar sebagai langkah untuk ikut menekan naiknya jumlah kasus covid-19 tersebut, khusus pada ibu dan anak.

dr. Kartini juga menjelaskan bahwa selain penerapan protokol covid-19 dan juga webinar yang diselenggarakan tersebut, FK Undana juga melakukan kegiatan-kegiatan lainnya, termasuk supervisi ke Puskesmas-Puskesmas terkait dengan kesehatan ibu dan anak serta Triple eliminasi.

Sementara itu Dr. Idawati Trisno, dr.,M.Kes menambahkan bahwa webinar tersebut merupakan kerja sama antara FK Undana dengan Unicef, khusus berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak di masa pandemic covid-19.

Dalam jadwalnya, webinar ini dibagi dalam 2 sesi, yang mana sesi pertama yang diselenggarakan pada Sabtu (03/10/20) lebih fokus pada kesehatan anak, sedangkan di webinar kedua yang akan dilaksanakn pada 20 Oktober mendatang, akan difokuskan pada kesehatan ibu.

“Ibu dan anak merupakan kelompok yang rentan terhadap covid-19, sehingga kita harus berupaya agar ibu dan anak ini jangan sampai tertular covid-19. Jika sebelum covid-19 ada, ibu dan anak selalu mengikuti kegiatan Posyandu, maka dalam kondisi seperti ini tentunya banyak yang takut untuk mengikuti Posyandu. Oleh karena itu, kita memberikan edukasi bahwa ada yang bisa dilakukan jika ibu dan anak tidak ke Posyandu, dan edukasi mengenai hal tersebut kita titipkan di para tenaga kesehatan,” tutur Dr. Idawati Trisno, dr.,M.Kes.

Ia melanjutkan bahwa dalam kaitannya dengan covid-19, FK Undana juga telah membuat satu buku pedoman untuk seluruh dosen dan staf serta mahasiswa terkait bagaimana semua pihak tersebut dapat tetap beraktivitas dengan menerapkan protocol kesehatan yang aman. (*/Red)