Sukseskan Program Vaksinasi, Kemenkes Gandeng Halodoc dan Gojek

medikastar.id

Dalam rangka menyukseskan program vaksinasi Covid-19, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama Halodoc dan Gojek menghadirkan layanan vaksinasi Drive Thru (tanpa turun kendaraan) bagi para lansia berKTP DKI Jakarta di JIEXPO Kemayoran.

Layanan ini mulai dibuka pada Rabu (3/3/2021) dan akan terus tersedia sampai akhir 2021 dengan jam operasional pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB.

Menurut Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, karena sasaran yang sangat besar, maka perlu kerja sama dengan berbagai pihak.

“Ini harus menjadi gerakan bersama dimana seluruh komponen bangsa memiliki kontribusi agar tujuan dari vaksinasi yakni kekebalan kelompok (herd immunity) tercapai, biar bisa melindungi diri sendiri, keluarga dan orang sekitar,” kata Menkes dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Pemerintah sendiri menargetkan 181,5 juta penduduk Indonesia akan mendapatkan vaksin Covid-19. Proses penyuntikan telah dimulai sejak 13 Januari yang lalu dan ditargetkan rampung dalam waktu satu tahun.

 “Enam bulan pertama ini kita sudah memperoleh 90 juta dari kebutuhan 363 juta dosis vaksin bagi 181 juta rakyat Indonesia. Jadi sekitar 270-280 juta dosis akan disuntikkan di enam bulan kedua 2021. Kita perlu latihan dari sekarang. Sehingga di semester kedua kita bisa mengejar target 140 juta rakyat divaksinasi,” ujarnya dalam Dialog Produktif bertema “Digitalisasi Percepat Vaksinasi” yang diselenggarakan KPCPEN dan ditayangkan di FMB9ID_IKP, Kamis (4/3/2021).

“Kami selalu siap mendukung cita-cita pak Menteri kesehatan, program layanan drive thru ini adalah awal, bukan akhir. Karena kita akan membuka center-center yang lain, dan harapannya juga akan fokus pada kendaraan roda dua nantinya” ujar Jonathan Sudharta, CEO & Co-Founder Halodoc pada kesempatan yang sama.

“Kami bersama Gojek berusaha memudahkan sistem pendaftaran (appointment system) kami juga mengelola proses drive thru, yang mana vaksinnya sendiri diberikan Kementerian Kesehatan. Kita bisa lihat di sini semua elemen bekerja sama dan memiliki peran masing-masing,” tambah Jonathan.

Sementara itu, Shinto Nugroho, Chief of Public Policy & Government Relation Relations Gojek, juga menambahkan, bahwa baik Gojek dan Halodoc serta ekosistem mereka yang lebih luas lagi, sejak awal sudah mendukung program pemerintah di awal pandemi baik dalam pelaksanaan protokol kesehatan bagi mitra pengemudi dan mitra usaha Gofood.

“Kami juga terus melakukan sosialisasi dalam ekosistem kami agar program vaksinasi ini bisa berjalan sesuai dengan tahapan yang ditentukan pemerintah,” terang Shinto Nugroho.

Bagi Menteri Budi Gunadi Sadikin, ini tidak bisa sekadar dilihat sebagai program semata, “Ini bukan hanya suatu program tapi sesuatu yang bermanfaat buat sesama umat manusia. Kita buktikan bangsa yang berpotensi untuk disegani nantinya di mata dunia,” ujarnya. (*)

Baca juga: Varian Baru Virus Corona Asal Inggris Ditemukan Indonesia, Perketat Protokol Kesehatan