SoE, medikastar.id
Sebanyak 400 siswa SMK Kristen SoE menerima vaksinasi Covid-19 melalui kemitraan Sekolah dan Polres Timor Tengah Selatan (TTS). Vaksinasi tersebut digelar di SMK Kristen SoE selama 3 hari, terhitung Senin-Rabu (11-13/10/2021).
Kepala SMK Kristen SoE, Bernadus Naatonis kepada awak media menjelaskan, pihak Sekolah berinisiatif mengajukan permohonan kepada Dinas Kesehatan untuk melakukan vaksinasi bagi siswa di Sekolah tersebut. Hal itu didasari pada niat untuk bisa melakukan pembelajaran tatap muka.
“Awalnya kita ajukan permohonan kepada Dinas Kesehatan, namun belum terjawab, dari Polres TTS sudah menghubungi saya untuk mengadakan vaksin. Target vaksinasi yang ditetapkan dari sekolah yaitu 550 siswa, tapi dari Polres TTS hanya menyediakan 400 vaksin,” kata Bernadus.
Diakuinya, kerja sama tersebut belum bisa mengakomodir semua siswa untuk mengikuti vaksinasi. Pasalnya, jumlah siswa di SMK Kristen SoE saat ini sebanyak 780 orang.
“Jadi masih sisa 300 lebih anak yang belum divaksin. Tapi dari jumlah ini, sudah ada siswa yang telah divaksin tahap I diluar,” ujarnya.
Dengan adanya vaksinasi bagi 400 ora g siswa itu, Bernadus berharap, bisa membantu terbentuknya kekebalan komunitas. Hal itu akan berdampak bagi pelaksanaan kegiatan belajar mengajar.
Ia pun menyinggung soal kegiatan belajar mengajar di Sekolah tersebut. Menurutnya, dengan adanya penurunan level PPKM di Kabupaten TTS, dan adanya izin pelaksanaan pembelajaran tatap muka, pihaknya telah melaksanakan pembelajaran tatap muka dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat.
Di samping itu, upaya vaksinasi yang dilakukan pun diharapkan bisa menunjang proses pembelajaran di Sekolah. “KBM di SMK Kristen SoE sudah berlangsung dengan menggunakan sistem shift. Jadi untuk kelas 1 tiga hari, kelas 2 tiga hari sedangkan untuk kelas 3 sementara ada di lapangan untuk praktek,” ujar Bernadus.
Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Humas SMK Kristen SoE, Nifron Fallo menjelaskan, siswa sangat antusias mengikuti vaksinasi. Melihat antusiasme yang tinggi itu, Nifron mengatakan, pihaknya akan berupaya untuk penambahan kuota vaksinasi sehingga siswa yang belum divaksin pun segera menerima suntikan vaksin.
“Kita vaksinasi untuk siswa kelas X dan XI saja. Karena kelas XII sementara di lokasi praktek. Tapi kita akan upaya supaya siswa kelas tiga pun setelah kembali dari praktek bisa mendapatkan vaksinasi,” kata Nifron.
Vaksinasi presisi dari Polres TTS itu tidak hanya melayani para siswa. Masyarakat umum pun diberikan kesempatan untuk menerima vaksin diluar kuota vaksin bagi siswa SMK Kristen SoE.
Untuk diketahui, vaksinasi dosis pertama di Kabupaten TTS baru mencapai angka 19,65 persen. Dengan capaian sasaran 65.778 orang dari target 334.776 orang yang harus divaksin.
Data yang sama dari laman Kemenkes RI, vaksinasi untuk usia anak di TTS masih sangat rendah. Dari target sasaran vaksinasi sebanyak 53.837 untuk anak dan remaja di TTS, baru 630 orang menerima vaksin dosis pertama atau sebesar 1,17 persen. (joe/*)
Baca juga: Mengenal Cedera ACL yang Menimpa Pebulutangkis Indonesia, Nandini Putri Arumi

