HUT Lansia ke-13 Tingkat Kecamatan Witihama: “Lansia Sehat, Masyarakat Bahagia”

Larantuka, medikastar.id

Festival budaya Lamaholot dalam rangka memperingati Hari Lansia ke-13, tingkat kecamatan Witihama, Sabtu (28/07/18).

Itulah tema puncak Perayaan HUT Lansia ke-13 tingkat Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Kegiatan perayaan HUT Lansia ini dibingkai dalam sebuah perayaan akbar di Kecamatan Witihama, yakni Festival Budaya Lamaholot.

Puskesmas Witihama sejak tahun 2003 hingga kini merayakan perayaan Hari Lansia bersama seluruh Lansia di Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Sebagai bentuk dukungan dan penghargaan kepada para Lansia, setiap tanggal 29 Mei, semua Lansia hadir dan mengikuti serta merayakan acara tersebut.

Tahun 2018 ini, perayaan Hari Lansia dilaksanakan pada Sabtu (28/07/18), bertempat di Desa Waiwuring, Kecamatan Witihama, Kabupaten Flores Timur. Pada kesempatan tersebut para Lansia yang terhimpun dalam wadah Posyandu Lansia (19 Posyandu Lansia) di 16 Desa dalam Kecamatan Witihama mengadakan reuni bersama.

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli. Dalam sambutannya ia mengatakan bahwa pemerintah selalu berupaya untuk memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, termasuk kepada Lansia.

Kegiatan yang digagas oleh Puskesmas Witihama dan Pemerintah Kecamatan Witihama ini, menurut Agustinus, patut diapresiasi. Karena ini merupakan salah satu bentuk perhatian dan kepedulian pemerintah kepada Lansia.

Dirinya juga menghimbau Pemerintah Desa untuk memperhatikan para Lansia di Desa, terutama pada saat kegiatan Posyandu Lansia. Pemerintah Desa diharapkan memberikan support dan juga memperhatikan pemberian nutrisi yang sehat dan bergizi kepada Lansia.

Kepala Puskesmas Witihama, Lambertus Ola Rua, A.Md.Kep dan Camat Witihama Laurensius Lebu Raya, S.H senanda menuturkan bahwa kegiatan ini bukan sekedar sebuah perlombaan. Juara bukan menjadi yang utama. Tetapi melalui kegiatan tersebut, masyarakat diajak untuk berperilaku hidup bersih dan sehat. Ini juga merupakan salah satu cara dalam menerapkan dan mendukung pelaksanaan GERMAS.

Harapannya ialah bahwa karena GERMAS dimulai dari keluarga, karenanya keluarga perlu menerapkan dan mempraktekan pola dan perilaku hidup sehat. Tujuannya agar tercipta keluarga (Lansia) yang sehat dan mandiri.

Pantauan media ini, di bawah tema, “Lansia Sehat, Masyarakat Bahagia,” mereka berhimpun bersama, saling menghibur, meneguhkan dan saling berbagi antar sesama Posyandu Lansia dalam tari dan lagu daerah Lamaholot.

Dalam Festival Tarian Daerah Lamaholot ini dilombakan beberapa jenis tarian, seperti tarian Lebe, Lili, dan Dana. Menariknya, syair nyanyian sebagai pengiring tarian daerah ini semuanya berisi ajakan kesehatan. Seperti ajakan untuk hidup sehat, selalu mengikuti Posyandu Lansia, bersalin di sarana kesehatan, selalu memanfaatkan sarana kesehatan, melakukan aktifitas fisik dan pesan-pesan kesehatan lainnya.

Wakil Bupati Flores Timur menyerahkan hadiah kepada salah satu lansia yang meraih juara dalam Hari Lansia

Kegiatan ini dibagi dalam 2 (dua) paket acara inti. Pertama, penyuluhan kesehatan tentang Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang dibawakan oleh dr. Rahmmah Nurhijjah (Dokter Puskesmas Witihama). Juga tarian Enam Langkah Cuci Tangan yang dibawakan oleh Petugas Kesehatan Puskesmas Witihama, sebagai bentuk promosi STBM. Kedua, perlombaan tarian daerah antar Posyandu Lansia yang diikuti oleh 19 Posyandu Lansia.

Tim yang menjadi juara I pada perlombaan ini adalah Lansia dari Desa Balaweling Noten. Juara II diraih oleh Lansia Desa Pledo dan Juara III oleh Lansia Desa Watoone. Sedangkan Posyandu terfavorit diraih oleh dari Posyandu Primal Desa Balaweling Noten. Busana terbaik diraih oleh Posyandu Sedang Mekar Desa Pledo. Sementara Posyandu Lansia teraktif diraih oleh Posyandu Titehena Desa Riangduli.

Selain memberikan hadiah berupa piala dan sertifikat penghargaan kepada Para Juara, Wakil Bupati Flores Timur juga memberikan apresiasi kepada 15 Kader Posyandu senior yang paling lama mengabdikan diri di Posyandu.

Momen perayaan Hari Lansia ini, merupakan salah satu wadah dalam memberdayakan para Lansia untuk terus hidup sehat. Perayaan ini, bisa menjadi kesempatan untuk kampanye dan promosi kesehatan kepada masyarakat. Lansia telah menunjukkan kepada semua bahwa usia tidak menjadi penghalang untuk berperilaku hidup sehat. (Eman Ola Masan/Red)

Baca Juga : Tampil Menghibur dalam Acara Pencanangan Imunisasi MR, Siapakah Mereka?