medikastar.id
Buang air besar (BAB) adalah salah satu kebiasaan rutin yang diperlukan oleh tubuh. Masing-masing orang memiliki jadwalnya sendiri.
Seberapa seringkah anda BAB? Apakah setiap hari, beberapa kali dalam sehari? Atau habis makan langsung ingin BAB?
Konon katanya, BAB setelah makan bisa membuat orang jadi kurus. Hal tersebut karena makanan yang baru dimakan langsung dikeluarkan.
Lantas, apakah ini BAB setelah makan itu normal?
Semua makanan yang dikonsumsi membutuhkan waktu agar bisa dicerna dan diproses, hingga akhirnya dibuang oleh tubuh dalam bentuk feses. Bahkan, untuk sampai ke lambung pun makanan tersebut juga perlu waktu.
Makanan dan minuman yang dikonsumsi baru akan melewati proses pencernaan dalam perut setidaknya sekitar empat sampai delapan jam. Lamanya pencernaan seseorang juga berbeda-beda, tergantung masing-masing kondisi individu dan jenis makanan yang dikonsumsi.
Tetapi, dapat disimpulkan bahwa sebenarnya makanan yang dikonsumsi tidak akan langsung bisa dikeluarkan menjadi kotoran dalam waktu yang cepat.
Hal tersebut pun masih tergolong biasa dan normal karena bisa jadi perut anda mengeluarkan makanan dan minuman yang dikonsumsi pada waktu-waktu sebelumnya. Dan juga masih tergolong normal jika anda BAB sebanyak 1-2 kali dalam sehari.
Penyebab Muncul Rasa Ingin BAB Setelah Makan
Terdapat beberapa kondisi kesehatan yang dapat menyebabkan seseorang bisa langsung BAB setelah makan, yaitu:
Diare
Dia bisa menjadi penyebab anda ingin BAB setelah makan. Umumnya, diare dapat berlangsung selama beberapa hari dan sembuh dengan sendirinya. Namun, jika diare yang dialami terjadi selama beberapa minggu, itu menjadi pertanda bahwa adanya infeksi atau gangguan pencernaan.
Refleks gastrokolik
Kondisi paling umum yang menjadi penyebab ingin BAB setelah makan adalah refleks gastrokolik dan bervariasi pada setiap orang.
Refkeks gastrokolik adalah reaksi yang terjadi saat makanan masuk ke dalam lambung. Saat makanan masuk ke lambung, tubuh akan mengeluarkan berbagai hormon yang membuat usus besar berkontraksi. Dengan begitu, makanan dapat berpindah dari usus hingga akhirnya keluar dari tubuh dalam lewat kotoran.
Inkontinensia tinja
Inkontinensia tinja perlu dikhawatirkan karena membuat anda tidak dapat mengendalikan keinginan untuk BAB. Akibatnya, tinja akan langsung keluar begitu saja tanpa menimbulkan gejala atau tanda-tanda tertentu.
Berdasarkan penjelasan diatas, jadi BAB setelah makan biasanya disebabkan karena reflek gastrokolik, yaitu reaksi tubuh saat makanan masuk ke dalam perut. Dan kondisi ini termasuk normal terjadi dan cenderung bervariasi pada setiap orang yang mengalaminya.
Namun, jika anda sering buang air besar setelah makan yang disebabkan oleh diare atau penyakit lambung, segera temui dokter dan konsultasikan kondisi anda. (*/ctr)
Baca juga: Update Covid-19 Kota Kupang 13 Desember: Positif 2 Orang, Sembuh 20 Orang

