Kota Kupang, medikastar.id
Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwailapia, S.H, M.Si menyampaikan bahwa Ekonomi NTT triwulan II-2018 tumbuh sebesar 5,20 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2017 (y-on-y).
Hal tersebut disampaikan Maritje saat jumpa pers bersama para awak Media dan stake holders lainnya, Senin (06/08/18).
Dari sisi lapangan usaha, lanjut Maritje, pertumbuhan ekonomi tertinggi dicapai oleh lapangan usaha Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 17,73 persen. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi dicapai oleh komponen Pengeluaran Konsumsi Lembaga Non Profit yang Melayani Rumah Tangga (LNPRT) yang bertumbuh sebesar 10,9.
Maritje menjelaskan bahwa Struktur Ekonomi NTT pada Triwulan II-2018 masih didominasi oleh lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan dengan kontribusi sebesar 29,36 persen. Sedangkan dari sisi pengeluaran masih didominasi oleh Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga, yaitu sebesar 70,85.
“Lapangan Usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan masih mendominasi perekonomian NTT pada triwulan II-2018 dengan kontribusi sebesar 29,36 persen. Selanjutnya, diikuti oleh lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib dengan kontribusi sebesar 13,15 persen dan lapangan usaha Perdagangan Besar-Eceran; Reparasi Mobil-Sepeda Motor sebesar 11,09 persen,” sambungnya.
Dijelaskan pula bahwa apabila dilihat dari penciptaan pertumbuhan ekonomi NTT triwulan II-2018, maka lapangan usaha Pertanian, Kehutanan dan Perikanan menyumbang pertumbuhan ekonomi terbesar yaitu sebesar 1,32 persen. Kemudian disusul oleh lapangan usaha Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib. Juga lapangan usaha Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor masing-masing sebesar 0,92 persen dan 0,82 persen.
Sementara itu, dari sisi Pengeluaran, pertumbuhan ekonomi triwulan II-2018 terhadap triwulan II-2017 (y-on-y) terjadi hampir pada semua komponen, kecuali Komponen Ekspor dan Impor. Pertumbuhan tertinggi dicapai oleh Konsumsi Lembaga Non Profit (PK-LNPRT) sebesar 10,91 persen diikuti Komponen Pengeluaran Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) sebesar 4,61 persen, dan diikuti Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga (PK-RT) sebesar 2,22 persen. (Red)
Baca Juga : Triwulan II-2018, Tercatat 517.089 Penumpang Angkutan Udara Tiba di NTT

