Mengantarkan NTT ke Panggung Global: Inisiatif Membangun Export Center

Goresan Pena~Eky Gonang
Kisah Perjalanan ke Export Center Surabaya

Langit Surabaya membentang biru saat saya menjejakkan kaki di Export Center Surabaya, sebuah pusat yang menjadi jembatan bagi pelaku usaha lokal menuju pasar internasional. Dari luar, bangunannya tampak tidak mewah, namun di dalamnya tersimpan segudang ilmu, strategi, serta peluang besar bagi industri ekspor Indonesia.  

Sebagai seorang pengusaha dari Nusa Tenggara Timur (NTT), saya datang dengan misi yang jelas: mempelajari ekosistem ekspor, memahami tantangan, dan merancang strategi agar produk-produk unggulan dari NTT dapat bersaing di pasar global.  

Saya berkesempatan berdiskusi dengan Pak Jualian Setiarsa, seorang pakar ekspor yang telah membantu banyak UMKM menembus pasar internasional. Dalam percakapan kami, beliau menekankan tiga aspek kunci dalam ekspor:  

  1. Memahami Tren Pasar Global– Produk berkualitas saja tidak cukup, harus ada keselarasan dengan permintaan pasar luar negeri.
  2. Branding dan Packaging – Banyak produk lokal memiliki keunggulan, namun kurang menarik dalam penyajian visual dan storytelling.  
  3. Business Matching – Koneksi dengan pembeli potensial dan penyusunan pitching deck yang menarik sangat berpengaruh dalam menarik minat investor.  

Gagasan Export Center NTT

Di tengah diskusi yang semakin mendalam, saya mengutarakan ide besar yang telah lama saya pikirkan: bagaimana jika NTT memiliki Export Center sendiri?  

NTT memiliki begitu banyak potensi ekspor, mulai dari kopi, tenun ikat, rumput laut, garam organik, hasil laut berkualitas tinggi, namun akses menuju pasar global masih menjadi tantangan besar. Dengan adanya Export Center NTT, pelaku usaha lokal dapat memperoleh bimbingan, akses pasar, serta jaringan ekspor yang lebih luas.  

Pak Jualian menyambut gagasan ini dengan antusias. Menurutnya, NTT membutuhkan ekosistem ekspor yang terstruktur, di mana pemerintah, sektor swasta, dan pelaku usaha bisa berkolaborasi untuk membawa produk lokal ke tingkat internasional.  

Mewujudkan Mimpi Ekspor Center NTT

Saat meninggalkan Export Center Surabaya, saya membawa satu keyakinan: mimpi untuk menjadikan produk-produk NTT mendunia bukanlah sekadar wacana, tetapi sesuatu yang bisa diwujudkan.  

Kuncinya? Langkah pertama harus segera diambil.

Saya mengajak seluruh pelaku usaha, pemerintah daerah, dan pihak terkait untuk bersama-sama mewujudkan Export Center NTT. Karena masa depan perdagangan global bukan hanya milik kota-kota besar—NTT pun layak mengambil peran dalam panggung ekspor dunia.  

Siapkah kita untuk melangkah?

Goresan Pena~Eky Gonang