Maumere, medikastar.id
Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Drs. Teten Masduki mengaku sangat senang bisa mengunjungi KSP Kopdit Obor Mas Maumere, Kabupaten Sikka, Sabtu (24/10/20). Dalam kesempatan tersebut, dirinya secara resmi melaunching “Aplikasi Catat” KSP Kopdit Obor Mas.
“Aplikasi catat” KSP Kopdit Obor Mas merupakan sebuah aplikasi pencatatan pembukuan usaha anggota secara digital. Aplikasi ini nantinya akan dimanfaatkan oleh para pelaku UMKM KSP Kopdit Obor Mas khususnya dalam hal pencatatan pemasukan, pengeluaran usaha, perhitungan omset usaha, dan sebagainya secara online.
“Hari ini kita saksikan, Obor Mas ini tidak jauh beda dengan perbankan modern, sudah menggunakan teknologi digital dalam seluruh penerapan pelayanan administrasi maupun pelayanan anggota,” ungkap Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia, Drs. Teten Masduki dalam sambutannya.
Teten Masduki mengatakan bahwa langkah yang diambil oleh KSP Kopdit Obor Mas dalam rangka digitalisasi UMKM merupakan sebuah langkah yang tepat, mengingat digitalisasi UMKM merupakan sebuah hal yang sangat penting.
“Ini sangat penting untuk bisa mengakses pasar yang lebih besar dan mengakses pembiayaan yang juga lebih mudah,” tuturnya.
Sementara itu, General Manager KSP Kopdit Obor Mas, Leonardus Frediyanto Moat Lering, S.Ak sebagaimana diberitakan sebelumnya menjelaskan bahwa KSP Kopdit Obor Mas peduli UMKM dan tengah mendorong UMKM untuk naik kelas menuju digitalisasi UMKM. Untuk hal tersebut, KSP Kopdit Obor Mas telah bekerja sama dengan PT. Aksara Digital Indonesia di Jakarta yang telah membuat digitalisasi pencatatan pembukuan usaha anggota dengan nama “aplikasi catat.”
“Dengan aplikasi ini setiap saat anggota kami dapat mencatat uang yang masuk dan uang yang keluar dalam usaha mereka sehingga setiap akhir bulan mereka juga dapat mengetahui omset usahanya dan keuntungan mereka,” tambahnya.
Selain “aplikasi catat”, Frediyanto menjelaskan bahwa KSP Kopdit Obor Mas juga telah bekerja sama dengan salah satu perusahaan IT di Kupang untuk menyediakan market place bagi UMKM dengan nama Pasar Digital Obor Mas. Di dalam pasar digital ini KSP Kopdit Obor Mas akan menyediakan tempat bagi anggotanya untuk mempromosikan dan juga memasarkan produk-produk hasil produksi mereka secara online.
Terpantau, selain melaunching “aplikasi catat” Teten Masduki juga mengunjungi beberapa UMKM anggota KSP Kopdit Obor Mas yang memanfaatkan pinjaman LPDB dalam pengembangan usaha mereka. UMKM yang dikunjungi tersebut antara lain lahan pertanian hortikultura milik Rofinus I M Luer dan Yance Maring serta peternakan ayam petelur milik Andi Liman.
Hadir dalam kesempatan itu, Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing; Kepala Dinas Nakertrans Provinsi NTT, Selvi Pekudjawang; Anggota DPR RI Komisi X, Andreas Hugo Parera; Ketua Komisi XI DPR RI, Melkias Markus Mekeng. Hadir pula Deputi Pengawasan Koperasi dan UKM, Dirut LPDB, Supomo; Bupati dan Wakil Bupati Sikka, Anggota DPRD Kabupaten Sikka, Forkopimda Kabupaten Sikka, dan juga para Pengurus Kopdit Swadaya Utama. (*/Red)

