Ruteng, medikastar.id
STIKES St. Paulus Ruteng di awal tahun akademik 2018/2019 mengundang Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH., MH sebagai pemateri tunggal dalam kuliah umum di kampus tersebut. Berlangsung di aula Missio STKIP St. Paulus Ruteng, Senin, (3/09/18) kuliah umum ini mengusung tema, “Pendidikan Karakter Berbasis Budaya.”
Ketua Stikes St. Paulus Ruteng, P. David Djerubu dalam sambutannya memberikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Manggarai. Dirinya menjelaskan bahwa untuk pertama kalinya Stikes tersebut menggelar kuliah umum dengan narasumber utama seorang bupati.
“Hal ini tentu menjadi sebuah kebanggaan tersendiri buat kami keluarga besar Stikes St. Paulus Ruteng,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, P. David juga berharap kepada Pemda Kabupaten Manggarai untuk terus mendukung Stikes St. Paulus Ruteng. Dirinya juga mengharapkan agar Pemda Manggarai dapat memberikan bantuan biaya untuk peningkatan SDM Dosen Stikes St. Paulus Ruteng, terutama Dosen Program Studi Keperawatan.
“Semoga dapat dibantu mempercepat kebutuhan tenaga Dosen dan menunjang untuk kebutuhan program profesi Ners yang akan dibuka,” ungkapnya.
Bupati Manggarai, Deno Kamelus sebelum memaparkan materinya, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Stikes St. Paulus Ruteng yang telah mempercayainya sebagai pemateri dalam kuliah umum tersebut.
Dalam materinya, Deno menegaskan bahwa pendidikan karakter merupakan sebuah hal yang sangat penting. Sebab hal tersebut merupakan cara terbaik untuk menjamin anak-anak yang baik dalam kehidupannya. Pendidikan karakter juga merupakan cara untuk meningkatkan prestasi akdemik, mempersiapkan siswa/mahasiswa mengorhamati orang lain dan dapat hidup dalam masyarakat beragam. Pendidikan karakter, sambungnya, juga merupakan sebuah persiapan yang baik menyonsong perilaku di tempat kerja dan juga demi mengajarkan nilai budaya yang merupakan bagian dari peradapan.
Lebih lanjut, dirinya menjabarkan mengenai nilai-nilai luhur yang melekat dalam pribadi setiap orang dengan masing-masing memiliki olah pikir, olah hati, olah raga, dan olah rasa/karsa.
Bupati Manggarai ini juga menekankan bahwa pendidikan sebetulnya lahir dari nilai olah pikir.
“Olah pikir dalam pribadi kita mencakup pribadi yang cerdas, kritis, kreatif, berpikir terbuka dan produktif,” sambungnya.

Deno juga menegaskan bahwa pendidikan karakter berbasis budaya harus ada dalam arena perguruan tinggi termasuk Stikes St. Paulus Ruteng dalam upaya mengintegrasi Tridarma perguruan tinggi. Pendidikan karakter juga harus menjadi habitus dalam kehidupan keseharian di perguruan tinggi, integrasi dalam kegiatan kemahasiswaan, penerapan dalam lingkungan keluarga dan masyarakat umumnya, dan karakteristik totalitas budaya akademik.
Pantauan media ini, setelah Deno Kamelus menyampaikan materi, acara langsung dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat sebagai pemateri dan penandatanganan berita acara kegiatan yang dilakukan oleh ketua Stikes St. Paulus Ruteng. (Mull)
Baca Juga : Agustus 2018, Nusa Tenggara Timur Alami Deflasi

