Kota Kupang, medikastar.id
Dalam perencanaan, pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di NTT dan beberapa provinsi lainnya dijalankan sejak bulan Agustus hingga September 2018. Namun, pelaksanaan Imunisasi MR diperpanjang hingga tanggal 14 Oktober 2017 mendatang. Hal ini karena adanya pertimbangan bahwa belum semua Provinsi mencapai cakupan minimal. Juga untuk memberi kesempatan kepada anak-anak yang belum mendapatkan imunisasi MR karena sedang sakit atau belum mendapat informasi.
Sebagaimana dilansir www.depkes.go.id, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian kesehatan RI, dr. H.M. Subuh, MPPM menyatakan bahwa waktu pelaksanaan kampanye Imunisasi MR diperpanjang 2 minggu.
Data yang diperoleh dari Dinkes Provinsi NTT, berdasarkan laporan SMS RapidPro, hingga bulan September 2018 sudah 1.583.157 anak yang berhasil diimunisasi. Sasaran proyeksi Imunisasi MR di NTT sendiri ialah sebanyak 1.743.359 anak. Dengan kata lain, cakupan imunasasi MR Provinsi NTT pada bulan September 2018 telah mencapai angka 90,81 persen.
Secara nasional, NTT berada di posisi 3 nasional, di bawah Provinsi Papua Barat dan Bali. Dan ini jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan rata-rata nasional sebesar 57,31 persen.
Dari data yang dihimpun, secara keseluruhan semua Kabupaten/Kota telah melewati target pada Bulan September, sebesar 64,68 persen. Bahkan ada 6 Kabupaten/Kota yang telah berhasil melewati target Kampanye Imunisasi MR sebesar 95 persen. 6 kabupaten tersebut, yaitu Kabupaten Timor Tengah Selatan (100,91 persen), Kabupaten Timor Tengah Utara (100,05 persen), dan Kabupaten Sumba Barat (96,57 persen). Juga Kabupaten Sumba Tengah (96,10 persen), Kabupaten Alor (95,68 persen) dan kabupaten Sikka (95,35 persen).
Tercatat bahwa masih ada 4 Kabupaten yang capaiannya imunisasi MR di bawah 85 persen. 4 kabupaten itu antara lain Kabupaten Manggarai Barat (79,97 persen), Kabupaten Flores Timur (81,59 persen), Kabupaten Lembata (81,88 persen) dan Kabupaten Rote Ndao (82,64 persen).
Lebih jauh, data yang ada juga menunjukan bahwa Puskesmas Oesapa, Kota Kupang adalah Puskesmas dengan jumlah anak diimunisasi tertinggi, yaitu sebesar 16.079 anak. Diikuti Puskesmas Kota di Kabupaten Manggarai yang telah mengimunisasi 14.899 anak serta Puskesmas Sasi Kabupaten Timor Tengah Selatan yang berhasil mengimunisasi 14.389 anak. (*/LTP)
Baca Juga : Petrus Laba: “Saat Bencana, yang Harus Cepat Tanggap adalah Orang Terdekat di Sekitar Kita”

