Kota Kupang, medikastar.id
Dalam bulan September 2018, NTT mengalami deflasi sebesar 0,69 persen dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 131,24. Kota Kupang mengalami deflasi sebesar 0,83 persen sedangkan Kota Maumere mengalami inflasi sebesar 0,27 persen. Deflasi pada bulan September 2018 di NTT ini terjadi karena adanya penurunan indeks harga pada 3 kelompok pengeluaran, yaitu bahan makanan, kesehatan, dan transpor.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwailapia, S.H, M.Si kepada awak media, Senin (01/10/18).
Maritje menjelaskan bahwa dari 3 kelompok pengeluaran tersebut, yang mengalami penurunan indeks terbesar adalah kelompok bahan makanan sebesar 3,14 persen. Sedangkan 4 kelompok pengeluaran lainnya mengalami kenaikan indeks harga, dimana kelompok perumahan mengalami kenaikan indeks tertinggi sebesar 0,55 persen.
Terkait perkembangan Ekspor dan Impor NTT di bulan Agustus 2018, dijelaskan bahwa ekspor provinsi NTT senilai US$1.561.107 dengan volume sebesar 5.995,62 ton. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 11,52 persen dari ekspor bulan Juli 2018, yakni sebesar US$1.399.862. Komoditas terbesar yang diekspor NTT pada bulan Agustus 2018 adalah kelompok komoditas Kendaraan dan Bagiannya (87) senilai US $ 276.658.
Sementara itu, impor provinsi NTT pada Agustus 2018 senilai US $ 26.173.638 dengan volume sebesar 2.679,09 ton. Komoditas impor terbesar ialah Mesin/Peralatan Listrik (85) yang didatangkan dari Jerman.
Selain itu, dijelaskan oleh Maritje bahwa Tingkat Penghunian Kamar (TPK) Hotel berbintang di NTT pada bulan Agustus 2018 sebesar 58,92 persen. Jika dibandingkan dengan TPK bulan Juli yang sebesar 63,26 persen, maka TPK pada bulan Agustus mengalami penurunan sebesar 4,34 poin.
“Jumlah tamu yang menginap di hotel bintang dalam bulan Agustus 2018 sejumlah 38.364 orang, dengan rincian 33.833 orang tamu nusantara dan 4.531 orang tamu mancanegara. Sementara jumlah penumpang angkutan udara yang tiba di NTT pada bulan Agustus 2018 berjumlah 192.250 orang. Sedangkan penumpang yang berangkat berjumlah 184.353 orang,” ungkap Maritje. (*/fit/red)
Baca Juga : Imunisasi MR Diperpanjang, Ini Capaian Provinsi NTT di Bulan September!

