Kembangkan Bakat Mahasiswa, Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang Gelar Pisoma

Kota Kupang, medikastar.id

Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang menggelar kegiatan Pisoma (Pekan ilmiah seni dan olahraga) serta kegiatan Sosbud (Sosial Budaya). Kegiatan ini diselenggarakan sejak Selasa (09/10/18) hingga Sabtu (20/10/18) nanti.

Kamis (11/10/18), di halaman Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang, dilangsungkan pembukaan kegiatan ini. Hadir pada kesempatan tersebut Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R.H Kristina, SKM., M.Kes. Hadir pula ketua Jurusan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang, Agustina Setia SST.M.Kes bersama para dosen di Jurusan tersebut. Selain itu, semua mahasiswa pun turut hadir dalam acara itu.

Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang, R. H. Kristina, SKM. M.kes dalam kesempatan itu mengatakan bahwa tema yang diangkat dalam kegiatan tersebut, yakni “Mewujudkan mahasiswa yang aktif dan sadar akan budaya,” merupakan sebuah tema yang sangat bagus. Menurutnya, tema tersebut menyadarkan mahasiswa untuk aktif dan sadar akan kebudayaan yang dimilikinya dengan terlibat langsung di dalamnya, baik melalui tarian daerah maupun melalui pelestarian pangan lokal.

Kepada seluruh mahasiswa, Kristina menginformasikan bahwa tahun depan (2019) direncana untuk diadakan perlombaan Karya Inovasi Ilmiah. Kupang yang akan menjadi tuan rumah dalam acara tersebut.

“Kalau kita sebagai tuan rumah, maka diperlukan kesiapan yang matang dari para mahasiswa kita. Jangan sampai Kupang yang menjadi tuan rumah tetapi tidak ada persiapan yang dilakukan. Oleh karena itu, dari sekarang para mahasiswa harus segera mempersiapkan diri dan mental,” tuturnya.

Terkait hal tersebut, dirinya juga menghimbau agar Karya Inovasi Ilmiah yang menghasilkan product mulai dikumpulkan sejak saat ini. Dengan demikian, mahasiswa benar-benar siap menghadapi perlombaan tersebut.

Lebih jauh, Kristina juga menghimbau agar para mahasiswa Jurusan Gizi Poltekkes Kupang untuk tetap semangat, selalu kompak, dan mampu menunjukan prestasinya.

“Kalian harus bangkit, jangan merasa rendah diri, jangan merasa minoritas. Kita semua memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukan kelebihan yang kita punya,” ujar Kristina.

“Sekarang adalah saatnya mahasiswa menjadi sentral dari unsur pendidikan. Artinya bahwa tanpa mahasiswa, institusi tidak akan berjalan dengan baik. Oleh karena itu, mahasiswa harus kreatif dan menghasilkan karya, baik karya ilmiah dan karya yang lain,” sambungnya.

Kristina juga menghimbau agar setiap hari Sabtu perlu diisi dengan berbagai kegiatan yang mampu memberikan tambahan nilai bagi mahasiswa. Menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut akan sangat bermanfaat bagi mahasiswa, khususnya ketika melamar kerja setelah lulus nanti.

“Mulai sekarang tinggalkan hal-hal yang buruk. Kalian harus bisa menghasilkan sebuah karya yang lebih baik lagi ke depan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Jurusan Gizi, Agustina Setia. SST. M. Kes mengatakan bahwa kegiatan yang digelar tersebut bukanlah ajang untuk mencari juara saja, tetapi merupakan sebuah kegiatan yang mengukuhkan kebersamaan.

“Kita semua adalah saudara. Boleh bersaing, tetapi bukan adu kekuatan,” ujarnya.

Terpisah, Rizki Dwi Armawan ketua HMPS (Himpunan Mahasiswa Prodi Gizi), kepada Medika Star mengungkapkan kegembiraannya karena kegiatan pembukaan berjalan dengan meriah. Ia berbangga karena kegiatan tersebut dapat dihadiri langsung oleh Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang.

Menurutnya, kegiatan Pisoma bertujuan untuk membangkitkan kreatifitas dan bakat mahasiswa yang selama ini terpendam. Sementara kegiatan Sosbud bertujuan untuk menyadarkan mahasiswa akan pentingnya melestarikan budaya daerah.

Rizki berharap agar melalui kegiatan tersebut, semua mahasiswa dapat meningkatkan kreatifitas dan bakat mereka serta sadar akan kebudayaan yang dimiliki.

Dalam rangkaian kegiatan Pisoma dan Sosbud ini, dilaksanakan berbagai perlombaan. Di bidang olah raga, lomba yang dipertandingkan, yaitu futsal putra dan putri, voli putra dan putri, tenis meja putra dan putri, dan juga catur. Selain itu, diadakan pula lomba tarian daerah, pakaian adat daerah, dan juga lomba pangan lokal.

Terpantau, acara pembukaan ini berlangsung meriah. Selain melantunkan lagu, nampak para mahasiswa juga mempersembahkan tarian adat daerah kabupaten Ngada, yaitu tarian Ja’I dalam acara tersebut. (*/fit/red)

Baca Juga : Dukung Kiprah Puskesmas Waiwadan, Linsek se-Kecamatan Adonara Barat Gelar Rakor