Kota Kupang, medikastar.id
Himpunan Perawat Manajer Indonesia (HPMI) Provinsi NTT menggelar Pelatihan Asesmen Kinerja Perawat Berbasis Kompetensi. Pelatihan ini akan berlangsung selama 4 hari, terhitung sejak Rabu (31/10/18). Dilaksanakan di Hotel Neo Eltari Kupang, kegiatan ini menuai apresiasi Kepala Dinas (Kadis) Kesehatan Provinsi NTT, drg. Dominikus Minggu Mere, M.Kes.
“Ini merupakan sebuah hal yang sangat baik yang dilaksanakan oleh Himpunan Perawat Manajer Indonesia dalam kerja samanya dengan Perdhaki regio nusa tenggara dan Rumah Sakit St. Carolus Borromeus. Pelatihan bagi perawat asesor kompetensi merupakan sebuah hal yang perlu didukung oleh pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Provinsi NTT,” tutur drg. Dominikus kepada Medika Star usai membuka kegiatan tersebut secara resmi.
“Ini untuk menyiapkan tenaga-tenaga asesor yang handal di rumah sakit. Terutama bagaimana nantinya mereka bisa menilai kompetensi sejawat (para perawat) dalam melaksanakan asuhan keperawatan di sarana pelayanan kesehatan,” lanjutnya.
drg. Dominikus optimis bahwa ke depan, HPMI akan terus menggelar pelatihan yang serupa demi mendukung peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di fasilitas-fasilitas kesehatan. Ia juga menuturkan bahwa dalam jenjang waktu 2 tahun, setiap petugas kesehatan harus melakukan kredential atau re-kredential. Oleh karenanya, kegiatan pelatihan ini akan berjalan terus di waktu yang akan datang.
“Hari ini kita mendatangkan narasumber dari Himpinan Perawat Manajer Indonesia dari pusat. Satu saat, ketika DPW HPMI di NTT sudah memiliki cukup banyak tenaga yang kompeten, maka teman-teman kita sendirilah yang akan mengadakan pelatihan-pelatihan semacam ini di daerah NTT,” lanjut drg. Dominikus.
Sementara itu, Ketua HPMI NTT, Ns. Kori Limbong, S.Kep.,M.Kep menjelaskan bahwa HPMI NTT merupakan salah satu badan kelengkapan dari PPNI NTT. Setelah terbentuk dari bulan Maret 2018 lalu, kegiatan pelatihan tersebut merupakan kegiatan perdana yang dilakukan oleh pihaknya.
Ia menjelaskan bahwa peserta dalam pelatihan Asesmen Kinerja Perawat Berbasis Kompetensi ini berasal dari rumah sakit di seluruh NTT, termasuk rumah sakit dari Ambon. Dalam hal ini, pihaknya bekerja sama dengan Perdhaki, sehingga rumah sakit yang tergabung dalam Perdhaki turut serta dalam pelatihan tersebut.
“Harapannya ialah agar para pengurus HPMI selalu proaktif untuk bersama-sama kita membangun organisasi ini untuk memberikan yang terbaik bagi pelayanan kesehatan di NTT. Ini bukan merupakan kegiatan yang pertama dan terakhir, tetapi kami akan mengadakan kegiatan lain yang menjadi agenda rutin kami ke depan,” tuturnya.
Di tempat yang sama, Ketua Panitia Kegiatan, Ns. Adrianus Pah, S.Kep menuturkan bahwa pihaknya sebagai panitia pelaksana cukup senang karena antusiasme yang besar dari para peserta pelatihan.
“Harapan kita, melalui pelatihan ini dapat tercipta asesor yang berkompeten demi peningkatan mutu pelayanan di institusi kesehatan, baik itu di rumah sakit negeri maupun swasta,” ujarnya.
Ia juga mengatakan bahwa apa yang dilaksanakan pada hari tersebut merupakan sebuah langkah awal yang sangat baik dari pihak HPMI. Kegiatan seperti ini, menurutnya, akan menjadi kegiatan yang rutin dilaksanakn di masa yang akan datang. (*/red)
Baca Juga : Cakupan Imunisasi MR Kota Kupang Akhirnya Capai 95 Persen

