Larantuka, medikastar.id
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasionan (HKN) ke-54, Persatuan Ahli Teknologi Laboratorium Kesehatan Indonesia (PATELKI) Kabupaten Flores Timur (Flotim) menggelar Seminar Sehari lintas profesi pada Sabtu (03/11/18). Tema seminar ini ialah, “Strategi Percepatan Eliminasi Malaria di Kabupaten Flores Timur.”
Seminar ini menghadirkan 5 Narasumber dari berbagai profesi Kesehatan. Antara lain Pj Kabid P2P Flotim, Sudirman Kia, SKM dan juga Direktur RSUD Larantuka, dr. Yosep Kopong Daten. Narasumber lainnya yakni Karolus Ngambut, SKM.,M.Kes, Caroline Cindi Tj ,S.Farm.,M.Farm.Klin.Apt, dan Simeon Penggoam, S.Si. Organisasi profesi kesehatan lainnya seperti IDI, IAI, dan HAKLI turut terlibat dalam kegiatan ini.
Ketua PATELKI Flotim, Karolus Kopong Suban, mengugkapkan rasa terima kasih atas kontribusi berbagai pihak dalam kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada Dinkes Flotim, Narasumber dan Panitia yang telah bekerja sama dengan baik demi menyukseskan kegiatan HKN ke-54 di bumi Nagi ini,” ungkap Karolus.
Ungkapan terima kasih pun datang dari Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes Kabupaten Flores Timur, Drs Johanis Djong.
“Terima kasih PATELKI yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Walaupun dengan Jumlah anggota yang minim, tapi mampu bangkit dan berusaha dengan sekuat tenaga mempersiapkan rangkaian HKN ke-54 di Kabupaten Flores Timur ini,” tuturnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur yang diwakili oleh Sekretaris Dinkes Kabupaten Flores Timur, Drs Johanis Djong menegaskan bahwa Kasus Malaria merupakan penyakit kesehatan masyarakat yang perlu diberantas. Untuk kasus malaria, Flotim saat ini berada pada Zona Kuning, urutan ke-12 di Provinsi NTT. Kegiatan ini sangat strategis dalam upaya meningkatkan peran mendukung Penangulangan kasus Malaria.
Kegiatan seminar yang dipandu oleh Bernad Tukan sebagai moderator ini berlangsung hangat dengan berbagai pertanyaan, harapan, masukan dan kritik dari audiens.
Salah satu peserta dalam seminar ini, Kepala Puskesma Oka, Bernadete Kerans berharap agar program pemberantasan penyakit malaria ini perlu diwadahi oleh Payung Hukum. Gal ini mengingat berbagai tantangan yang ada di lapangan.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Kepala Puskesmas se-kabupaten Flotim, Pengelola Program Malaria, Anggota PATELKI, Anggota HAKLI, IAI, PATELKI Lembata dan tamu undangan Profesi Kesehatan lainnya. Kegiatan ini pun ditutup secara resmi oleh Sekretaris Dinkes Flotim, Drs Yohanis Djong.

