Kisah Para Lulusan Terbaik Poltekkes Kupang (Bagian II)

Kota Kupang, medikastar.id

Hari kedua wisuda Politeknik Kesehatan Kemenkes Kupang mengukuhkan 893 lulusan. Ke-893 lulusan itu berasal dari jalur RPL (Rekognisi Pembelajaran Lampau) untuk Jurusan Keperawatan, Kebidanan, Gizi, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Gigi, dan Farmasi, dan jalur perkuliahaan regular untuk Jurusan Farmasi dan Jurusan Analis Kesehatan yang sekarang berganti nama menjadi Jurusan Teknologi Laboratorium Medik serta Prodi Keperawatan Waikabubak.

Medika Star merekam kisah dan isi hati lulusan terbaik dari Jurusan Farmasi dan Jurusan Teknologi Laboratorium Medik. Berikut kisah lulusan terbaik dari dua jurusan tersebut:

Agustina Laurensia Pala, lulusan terbaik Jurusan Farmasi

Agustina Laurensia Pala

Setelah lebih dari dua dekade bekerja sebagai pegawai negeri sipil di beberapa fasilitas kesehatan di Kabupaten Ende, Agustina Laurensia Pala harus melanjutkan kuliah karena tuntutan peraturan perundang-undangan. Karena telat mengambil kelas pembelajaran jarak jauh, ia memutuskan mengikuti kuliah regular. Awalnya Agustina sempat pesimis apakah ia bisa ‘bersaing’ dengan mahasiswa lain yang seumuran dengan anaknya. Namun, berkat ketekunan dan totalitasnya, Agustina bisa meraih predikat cum laude (dengan pujian) dengan IPK 3,68, tertinggi di Jurusan Farmasi.

“Saya tak pernah membayangkan bisa meraih predikat ini. Niat saya sejak awal kuliah hanya satu, saya harus lulus tepat waktu sehingga bisa kembali berkumpul dengan keluarga. Itu yang membuat saya lebih tekun belajar. Pencapaian ini saya anggap nilai plus dari apa yang telah saya lakukan,” tutur Agustina.

Menjalani kuliah regular dengan sesama mahasiswa yang masih muda-muda bagi Agustina adalah sebuah proses keluar dari zona nyaman. Ia belajar memahami karakter anak-anak muda dan berusaha berbaur dengan mereka apa adanya. Ia juga menimba nilai-nilai yang menurutnya bisa menjadi pembelajaran setelah kembali bertugas di fasilitas kesehatan sebagai tenaga farmasi. “Misalnya bagaimana membangun komunikasi dengan sesama, terutama anak-anak generasi milenial , menjaga tutur kata, dan sebagainya,” kata Agustina.

Menjadi yang terbaik di antara para lulusan yang masih secara umur jauh di bawahnya juga menyadarkan Agustina bahwa bakat dan kemampuan itu harus dibarengi dengan ketekunan dan kerja keras. “Itu yang saya pesan kepada anak saya yang kebetulan juga sedang berkuliah di sini (Undana Kupang). Bahwa semua orang punya kemampuan, apalagi yang masih muda. Tergantung apakah mau memaksimalkan kemampuan itu atau tidak,” kata Agustina.

Evan Laurens, lulusan terbaik Jurusan Teknologi Laboratorium Medik

Evan Laurens

Hasil tak pernah mengkhianati proses. Mungkin itu ungkapan yang tepat untuk Gloria Estevany Laurens. Meski tak pernah berharap menjadi yang terbaik namun ketekunan, disiplin, dan kerja kerasnya mengantar dia menyandang predikat lulusan terbaik di Program Studi Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Kupang dalam gelaran wisuda tahun 2019 dengan IPK 3,60.

Gadis yang biasa disapa Evan ini mengatakan bahwa awalnya ia berniat melanjutkan studi di sebuah kampus di Jawa yang punya jurusan Biologi Molekuler. Namun, karena beberapa aral, ia akhirnya berlabuh di Jurusan Analis Kesehatan Poltekkes Kemenkes Kupang. Bukan kebetulan juga karena memang di jurusan ini ia juga mengakrabi dunia molekul dengan mempelajari dan menganalisis cairan tubuh dan bagian-bagian tubuh makhluk hidup di level mikroskopis.

“Saya paling suka mata kuliah Hematologi. Itu berhubungan dengan darah manusia, dari pengambilan sampel sampai pemeriksaan di laboratorium. Kebetulan dulu SMA saya juga pernah mengikuti Olimpiade Biologi sampai tingkat provinsi,” ujar anak kedua pasangan Laurensius Yustinianus Timu Teda dan Erestina Hasima Hasan ini.

Ketika sudah memasuki sebuah bidang, kata Evan, kita harus menggeluti bidang tersebut dengan tulus dan gembira. Di dalam kegembiraan kita akan bertekun dan menikmati prosesnya. Selain itu, tetap harus rendah hati dan terus belajar. “Yang penting juga adalah doa. Karena doa akan menjadikan hidup kita lebih indah dan bermakna,” tutur alumnus SMAK Frateran Ndao Ende ini. (*)

Baca Juga: Mengenal Prodi Keperawatan Waikabubak-Poltekkes Kupang & Para Wisudawannya

Video:

[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=q6yiTvmHVc4[/embedyt]