Kota Kupang, medikastar.id
Ribuan orang Maumere, Kabupaten Sikka yang berdomisili di Kota Kupang memadati GOR Oepoi Kupang, Sabtu (28/09/19). Kehadiran mereka dalam rangka Pengukuhan Badan Pengurus Kerukunan Keluarga Besar Maumere (KKBM) Kupang periode 2019-2022 yang dinahkodai oleh Theo Da Cunha.
Selain perayaan misa syukur pengukuhan badan pengurus tersebut, di moment yang sama digelar pula Parade Budaya Sikka berupa tarian hegong massal, goyang “Gemu Famire” bersama Nyong Franco, dan lantunan Musik Kampung Muher. Gubernur NTT, Viktor Laiskodat yang hadir saat itu langsung dinobatkan menjadi anggota kehormatan KKBM Kupang.
Selain Viktor, hadir dalam acara ini Ketua DPRD NTT Terpilih, Emilia Nomleni; Bupati Sikka, Robby Idong dan Ketua TP PKK Kabupaten Sikka. Hadir juga ketua KKBM Periode sebelumnya, Kristo Blasin dan para sesepuh orang Maumere di Kupang, juga Ketua KSP Kopdit Pintu Air, Yakobus Jano.
Viktor Laiskodat pada saat itu mengatakan kepada seluruh keluarga besar Maumere di Kupang untuk mampu bernarasi tentang budaya Sikka. Oleh karenanya Ia menganjurkan agar para pengurus KKBM cukup membuat 1 program unggulan yang mampu membawa perubahan yang baik ke depan.

1 program unggulan yang dianjurkan tersebut yakni Narasi tentang seluruh budaya yang berasal dari Kabupaten Sikka. Viktor menganjurkan hal ini sebab menurutnya, Narasi yang baik akan membuat orang lain semakin mengagumi setiap budaya yang ada,
“Hidup tanpa narasi sama dengan kering dan hambar,” tegas Moat Viktor.
Sementara itu, Bupati Sikka, Robby Idong, kepada media ini mengatakan bahwa pemerintah Kabupaten Sikka menyambut baik eksistensi KKBM Kupang. KKBM Kupang, menurutnya, merupakan sebuah bentuk kemajuan yang luar biasa dari Orang Maumere yang berada di luar wilayah Kabupaten Sikka.
“Kita sangat menyambut baik, sebab KKBM Kupang ini juga merupakan duta masyarakat Kabupaten Sikka di Ibu Kota Provinsi,” lanjutnya.

Terkait sumbangsi bagi KKBM, Robby secara singkat mengatakan bahwa Pemda Sikka ke depannya akan selalu mendampingi KKBM Kupang.
“Semoga KKBM Kupang ini bisa mengembangkan berbagai macam kegiatan bukan hanya di bidang sosial budaya tetapi di bidang lainnya seperti ekonomi dan sebagainya, serta turut memberikan pemikiran-pemikiran kritisnya untuk pembangunan Kabupaten Sikka sehingga Kabupaten ini bisa maju seperti Kabupaten lainnya,” tutupnya.
Terpantau dalam perayaan misa syukur, para pengurus KKBM Kupang dikukuhkan dan diberkati oleh Pater Dagobertus Sota Ringgi, SVD yang memimpin perayaan Ekaristi tersebut.
Sementara itu, RD Siprianus Senda dalam khotbahnya mengatakan bahwa semua orang Maumere di Kota Kupang memiliki perbedaan antara satu sama lain, tetapi semuanya mau bersatu dalam sebuah wadah yang dinamakan KKBM Kupang. Oleh karena itu, perbedaan-perbedaan yang ada harus dilihat bukan sebagai penghalang atau penyebab pertikaian satu sama yang lain, tetapi justru perbedaan itu menjadi satu kekuatan bersama.
Ia juga mengatakan bahwa semua komponen KKBM Kupang, baik itu badan pengurus maupun anggota memiliki perannya masing-masing, maka spiritualitas Kristus, kesetiaan terhadap perkara-perkara kecil, kesetiaan dalam kebenaran, kesetiaan dalam cinta kasih hendaknya menjiwai setiap pribadi yang ada di dalam KKBM. Dengan begitu dalam kiprahnya semua yang tergabung di dalam KKBM Kupang bisa mengambil bagian secara nyata.

“Kita semua yang tergabung dalam KKBM ini hendaknya memiliki 3 hal, yakni rasa memiliki, rasa menjadi bagian dari KKBM ini, dan rasa terlibat atau ikut berpartisipasi dalam segala hal yang berkaitan dengan KKBM. Kalau tiga hal ini kita miliki, di situ baru kita katakan bahwa kita adalah orang-orang yang bersekutu di dalam persaudaraan,” tutupnya.
Usai perayaaan Misa Syukur ini, acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan tampuk kepemimpinan dari Ketua KKBM periode sebelumnya, Kristo Blasin kepada Ketua KKBM yang baru, yakni Theo Da Cunha. Penyerahan tampuk kepemimpinan ini dilaksanakan secara simbolis melalui penyerahan Parang dan juga Tombak.
Selanjutnya dalam acara ramah tamah, seluruh yang hadir dalam moment ini dihibur dengan penampilan apik dari Musik Kampung Muher dan juga suara merdu Bupati Sikka, Robby Idong, Nyong Franco Raynil Laga. (*/red)
Baca juga: Gubernur NTT Menari Hegong bersama Kerukunan Keluarga Besar Maumere Kupang

