Jakarta, medikastar.id
Usai dilantik oleh Presiden Joko Widodo sebagai Menteri Kesehatan, dr. Terawan Agus Putranto saat acara perpisahan dengan staf RSPAD Gatot Subroto Jakarta, Rabu (23/09/19) menceritakan prosesi penentuannya sebagai Menkes oleh Presiden.
Dikatakan olehnya bahwa usai makan bersama keluarga pkl. 17.00 tanggal 22 Oktober 2019, dr. Terawan mendapat telepon untuk datang ke Istana menggunakan pakaian putih hitam.
Sebagai dokter kepresidenan, tidak asing bagi dr. Terawan untuk bolak balik ke istana. Namun kali ini panggilan ke istana dari Presiden Jokowi untuk menanyakan kesiapannya menjadi Menteri Kesehatan.
“Saya tentara. Saya diperintah apapun siap,” tuturnya.
Ia menuturkan bahwa saat Presiden menanyakan apakah sudah mengetahui isu kesehatan, dirinya menjawab, “Saya akan pelajari isu-isu kesehatan. Yang penting saya tahu visi dan misi Bapak Presiden,” tambahnya.
Menurutnya, ada 5 hal yang dipesan oleh Presiden kepadanya. 5 hal tersebut yaitu pengendalian stunting, pengelolaan BPJS Kesehatan, mengendalikan mahalnya harga obat-obatan, penggunaan alat kesehatan produk dalam negeri di rumah sakit, serta membenahi peraturan-peraturan yang tumpang tindih.
Dirinya juga menyatakan bahwa pada kesempatan awal, Ia akan bertemu dengan BPJS Kesehatan dan juga IDI. (*/sehatnegeriku)
Baca Juga: Kepada Menkes yang Baru, Nila Moeloek Minta PISPK Tetap Dilanjutkan

