medikastar.id
Virus corona (2019-nCoV) semakin ‘menggila’. Hingga hari Sabtu (01/02/20) dilaporkan telah ada 11.374 kasus virus corona. Dari 11.374 kasus virus corona tersebut, terdata sebanyak 259 orang meninggal dunia. Jumlah ini melonjak naik secara drastis dari jumlah kasus dan juga jumlah kematian sehari sebelumnya, Jumat (31/1/20) pukul 19.00 WIT yakni 9.776 kasus di seluruh dunia dengan korban meninggal 213 orang.
Bahkan hingga Sabtu ini, sekitar 26 negara telah memberikan konfirmasi mengenai temuan virus corona di negera mereka. 26 negera tersebut antara lain 19 kasus di Thailand, 17 di Japan, 16 di Singapore, 13 di Hong Kong, 11 di Korea Selatan, 10 di Taiwan, 9 di Australia, 8 di Malaysia, 7 di Jerman, 7 di Macau, 7 di Amerika, 6 di Prancis, 4 di United Arab Emirates, 3 di Canada, 2 Itali.
Selain itu, 2 kasus di konfirmasi di Russia, 2 di Inggris, 2 di Vietnam, dan masing-masing 1 kasus di Kamboja, Finland, India, Nepal, Philippines, Spanyol, Sri Lanka, dan Swedia.

Terkai hal ini, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah mengumumkan status kasus virus corona sebagai Darurat Kesehatan Global. Sebagaimana dilansir oleh Reuters, Jumat (31/01/20), Tedros Adhanom Ghebreyesus, direktur jenderal WHO mengatakan bahwa WHO khawatir tentang penyebaran virus ke negara-negara yang tidak memiliki sumber daya untuk menghadapinya.
“Alasan utama deklarasi ini bukan karena apa yang terjadi di Cina tetapi karena apa yang terjadi di negara lain. Kekhawatiran terbesar kami adalah potensi penyebaran virus ke negara-negara dengan sistem kesehatan yang lebih lemah,” tegas Tedros.

Sementara itu, Indonesia akhirnya mengambil langkah untuk menjemput WNI yang ada di Hube. Hari ini, tim penjemputan dari Indonesia telah diberangkatkan dari Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Sabtu. Tim penjemputan ini terdiri dari 42 orang dari Kementerian Kesehatan, Kementerian Luar Negeri, TNI, dan Kru maskapai Batik Air.
WNI yang berada di luar Wuhan sudah bergerak ke Wuhan sebagai titik penjemputan. Jumlah WNI yang akan kembali ke Indonesia berjumlah 245 orang ditambah 5 orang kru dari Indonesia yang ada di sana sebelum tim penjemputan berangkat. (*/red)

