Jumat (27/03), Jumlah ODP di NTT Jadi 365 Orang, 41 di antaranya Selesai Pemantauan

Kota Kupang, medikastar.id

Update data hingga Jumat (27/03/20) pkl.21.00, total jumlah ODP di seluruh NTT menjadi 365 orang. Dari 365 tersebut, yang selesai pemantauan 41 orang, yang dirawat sebanyak 8 orang dan yang menjalani karantina mandiri sebanyak 316 orang. Dengan demikian, jumlah ODP saat ini di NTT ialah sebanyak 324 orang.

Hal tersebut dijelaskan oleh Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi NTT, Dr. Jelamu Ardu Marius, M.Si kepada pers di Kupang, Jumat (27/03/20) malam.

Baca Juga: Mengenal Hantavirus, Virus Selain Corona yang Muncul di Cina

Rincian data tersebut antara lain:

  • Kota Kupang Jumlah ODP sebanyak 59 orang,  dengan rincian 10 orang selesai pemantauan sehingga jumlah saat ini ada sebanyak 49 ODP. Orang yang sedang dirawat di rumah sakit Prof. Dr. WZ. Johanes Kupang sebanyak 2 orang dan ada 47 orang yang menjalani karantina mandiri.
  • Kabupaten Lembata jumlah ODP sebanyak 22 orang. 4 orang telah selesai pemantauan dan 18 orang karantina mandiri.
  • Kabupaten Manggarai Barat jumlah ODP sebanyak 38 orang dan semua sedang dalam karantina mandiri.
  • Kabupaten Kupang jumlah ODP sebanyak 9 orang dan semuanya menjalani karantina mandiri.
  • Kabupaten Sikka jumlah ODP sebanyak 50 orang. 19 orang telah selesai pemantauan dan ada 31 orang yang menjalani karantina mandiri.
  • Kabupaten TTS jumlah ODP sebanyak 22 orang dan semuanya menjalani karantina mandiri.
  • Kabupaten Manggarai Timur jumlah ODP sebanyak 10 orang, 1 orang sedang dirawat di RSUD Ruteng dan 9 orang lainnya dalam karantina mandiri.
  • Kabupaten Flores Timur jumlah ODP sebanyak 5 orang dan semuanya sedang dalam karantina mandiri.
  • Kabupaten Malaka jumlah ODP sebanyak 1 orang dan kini masih dirawat di RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang.
  • Kabupaten Alor  jumlah ODP sebanyak 1 orang dan sedang karantina mandiri.
  • Kabupaten Sumba Timur jumlah ODP sebanyak 31 orang, dengan rincian 4 orang selesai pemantauan, 1 orang dirawat di RSUD Umbu Rara Meha, dan 26 orang sedang karantina mandiri.
  • Kabupaten Belu jumlah ODP sebanyak 19 orang dengan rincian 1 orang sedang dirawat di RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang dan ada 18 orang menjalani karantina mandiri.
  • Kabupaten Sumba Barat Daya jumlah ODP sebanyak 25 orang dan semuanya sedang karantina mandiri.
  • Kabupaten Ende jumlah ODP sebanyak 5 orang; 2 orang selesai pemantauan dan 3 orang sedang karantina mandiri.
  • Kabupaten Manggarai jumlah ODP sebanyak 8 orang dengan rincian 1 orang selesai pemantauan dan 7 orang sedang karantina mandiri.
  • Kabupaten Rote Ndao jumlah ODP sebanyak 20 dan semuanya sedang dalam karantina mandiri.
  • Kabupaten Sumba Tengah jumlah ODP sebanyak 4 orang dan semuanya karantina mandiri.
  • Kabupaten Ngada jumlah ODP sebanyak 14 orang dan semuanya karantina mandiri.
  • Kabupaten Nagekeo jumlah ODP sebanyak 17 orang dengan rincian 1 orang dirawat di RSUD TC Hilers Maumere dan 16 karantina mandiri.
  • Kabupaten Sabu Raijua jumlah ODP sebanyak 3 dan semua sedang dalam karantina mandiri.
  • Kabupaten TTU jumlah ODP sebanyak 2 orang dengan rincian 1 orang dirawat di RSUD Kefamenanu dan 1 karantina mandiri.

“Kita tidak usah cemas, panik apalagi takut. Ikuti protap yang dikeluarkan WHO dan pemerintah. Kita hanya minta masyarakat NTT taat dan patuh kepada protap-protap tersebut,” tandas Marius.

“Saya juga atas nama masyarakat dan Pemerintah Provinsi NTT menyampaikan terima kasih kepada rekan-rekan media pers yang dengan setia mempublish data dan informasi mengenai Covid-19. Anda adalah pejuang sejati yang selalu ada di garda terdepan dan masyarakat di daerah ini senantiasa merindukan berita yang anda tulis,” tandas doktor jebolan IPB Bogor tersebut. (*/Red/Valeri Guru_Kasubag Pers & Pengelolaan Pendapat Umum Biro Humas & Protokol Setda Provinsi NTT)

Baca Juga: Manfaat Berjemur untuk Kesehatan Tubuh