“New Normal” Setelah Pandemi Covid-19

medikastar.id

Pandemi covid-19 yang tengah berlangsung sedikit banyak telah mengubah beberapa cara hidup masyarakat. Hal-hal yang biasanya dianggap tidak normal, berubah menjadi hal yang biasa. Begitupun sebaliknya.

Hal ini membuat cukup banyak orang bertanya-tanya. Bagaimana kehidupan manusia akan berlangsung setelah pandemi covid-19 berakhir? Beginilah perkiraan kehidupan normal baru atau new normal yang bisa dimiliki oleh manusia.

Kehidupan normal yang baru sudah mulai berlangsung saat ini. Hal tersebut bisa saja diteruskan. Sebaliknya kehidupan normal yang lama sebelum pandemi covid-19 terjadi pun bisa kembali, meski mungkin saja tidak sepenuhnya. Terdapat beberapa perubahan yang sudah atau bisa terjadi karena pandemi covid-19.

Perlindungan diri dan keluarga

Selama pandemi covid-19 berlangsung, bisa dibilang bahwa masyarakat lebih memperhatikan pola hidup yang bersih dan sehat. Sebut saja kebiasaan mencuci tangan yang dahulu cukup jarang dilakukan, pada wakut-waktu ini terus dilakukan. Pemakaian masker yang dahulu cukup jarang dilakukan, sekarang ini sudah terlihat umum. Bahkan muncul banyak sekali tempat-tempat yang menjual masker.

Hal lain yang semakin diperhatikan dalam masa pandemi ini adalah konsumsi makanan bergizi. Masyarakat setiap hari diinformasikan mengenai alasan konsumsi gizi seimbang. Contohnya, selama ini mungkin saja masyarakat hanya mengetahui bahwa mengonsumsi bahan makanan yang mengandung vitamin adalah hal yang penting. Akan tetapi, saat ini banyak orang mulai menyadari alasannya dan mulai mengonsumsinya dengan teratur.

Kebiasaan olahraga pun mulai terbangun. Banyak orang yang memanfaatkan waktu di rumah untuk berjemur matahari pagi, sembari melakukan gerakan fisik atau olahraga ringan. Selain itu, masyarakat juga lebih sadar untuk menjaga kebersihan rumah. Bahkan, banyak orang yang sudah bisa membuat sendiri disinfektan di rumah dan menggunakannya.

Bekerja dan belajar

Sebelum adanya pandemi covid-19, istilah bekerja dari rumah atau work from home sudah mulai diterapkan oleh beberapa orang, namun cukup jarang dilakukan. Akan tetapi, metode bekerja seperti ini telah menjadi sesuatu yang terdengar cukup umum saat ini. Hal ini juga berlaku bagi para pelajar. Mereka pun perlu melaksanakan proses belajar dari rumah via online.

Tujuan pemberlakuan hal tersebut adalah untuk menghindari kerumunan atau perkumpulan orang dalam jumlah besar. Hal ini dikarenakan kerumunan orang dapat membuat covid-19 menyebar dengan mudah dan cepat. Tak hanya pada waktu seperti ini, bisa jadi beberapa orang yang merasa lebih produktif dan nyaman dalam melaksanakan work from home akan terus melanjutkan kebiasaan ini.

Cara bersosialisasi

Sebagian besar, bahkan hampir semua masyarakat saat ini berkomunikasi secara online dengan menggunakan media-media yang ada. Penyebabnya karena pemberlakuan physical distancing atau menjaga jarak aman. Masyarakat pun dihimbau untuk di rumah saja selama masa pandemi ini.

Aturan yang diberlakukan tersebut membuat cara bersosialisasi yang selama ini umumnya dilakukan secara langsung, berganti menjadi tatap muka pada layar monitor. Interaksi dalam bekerja, belajar, dan lain sebagainya mulai umum dilakukan secara online.

Saat pandemi covid-19 berakhir, masyarakat tentu akan kembali bersosialisasi secara langsung. Namun, kebiasaan baru berkomunikasi melalui sambungan internet kemungkinan besar akan terus dipertahankan. Hal ini tentu akan merubah pola kehidupan sosial dari masyarakat.

“Ada beberapa hal baru yang sebelumnya tidak Anda atau saya pikirkan dan muncul, serta sedang terjadi saat ini. Untuk itu, orang-orang harus mempersiapkan diri dalam kehidupan jangka panjang ke depan,” kata Joe Natarelli, Pemimpin Marcum LLP’s National Consrution Industri Group, dikutip dari construvtiondive.com.

Masih banyak lagi pola kehidupan new normal yang terbentuk pada masa pandemi covid-19 saat ini atau mungkin saja akan muncul setelah masa pandemi berakhir. Beberapa ahli pun menyebutkan bahwa kemungkinan besar, virus corona tidak akan hilang. Hal ini berarti manusia akan hidup berdampingan bersama virus ini.

Masyarakat perlu beradaptasi dengan keadaan dan memperhatikan pola hidup agar bisa tetap hidup dengan sehat. Lebih jauh lagi, ada yang mengatakan bahwa kecerdasan adalah kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan. Karena itu, manusia pasti dapat melewatinya karena manusia adalah makhluk yang pandai beradaptasi. (har)

Baca juga: Bertambah 9 Kasus Covid-19 di NTT, 8 Kasus dari Kabupaten Sikka Cluster Lambelu