Theme: Women Empowerment Toward Indonesia Welfare
Kota Kupang, medikastar.id – Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang menggelar seminar internasional dengan tema Women Empowerment Toward Indonesia Welfare. Seminar yang dilakukan secara daring melalui zoom dan youtube itu berlangsung selama dua hari, Kamis dan Jumat (17-18/11/2022) dan dibuka oleh Wakil Direktur III, Wilhelmus Olin, Apt., MSi, mewakili Direktur Poltekkes Kemenkes Kupang.
Hari pertama, Kamis 17 November 2022 diisi dengan pemaparan materi dari para narasumber yang berasal dari empat negara, yakni Indonesia, Australia, Jepang, dan Qatar. Topik-topik yang dibahas dalam seminar hari pertama adalah Pelayanan Kebidanan dan Pemberdayaan Perempuan, The Reproductive Health Epidemiology, Strategy of midwifery care to reducing MMR and IMR gobal, Role of The Fetal Medicine Specialist in Modern Obstetrics, Pemberdayaan perempuan dengan dukungan suami siaga, serta Pengambilan keputusan tentang pertolongan persalinan dan perawatan nifas di tingkat keluarga.

Sedangkan seminar hari kedua, besok, Jumat 18 November 2022 akan diisi dengan presentase hasil penelitian dari peneliti dan praktisi yang telah melakukan proyek penelitian. Nantinya hasil presentase tersebut akan direview dan akan dipublikasikan dalam bentuk prosiding internasional.
Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang, Dr. Mareta B. Bakoil, SST, MPH, kepada MedikaStar menjelaskan bahwa tema tentang pemberdayaan perempuan merupakan isu yang sangat penting dan menjadi program unggulan Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang.
Sehingga seminar ini menjadi kesempatan bagi para dosen, mahasiswa kebidanan, dan para bidan untuk meningkatkan ilmu dan pengetahuan, menambah penguasaan dan pemahaman tentang pemberdayaan perempuan. Dan juga memberi kesempatan pada dosen dan peneliti untuk menyampaikan gagasan dan pemikiran kritis melalui publikasi artikel.
“Dengan kita memberdayakan perempuan dalam satu siklus kehidupan, mulai dari merencanakan perkawinan, merencanakan kehamilan, bersalin, menyusui, dan merawat anak, diharapkan para perempuan bisa memberdayakan dirinya dan tentunya dengan dukungan dari keluarga dan masyarakat,” ungkap Mareta.
Mareta menjelaskan bahwa seminar internasional ini dilakukan dalam kerjasama dengan para alumni Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang, jurusan kebidanan dari perguruan tinggi kesehatan lain yang ada di Kupang dan Organisasi Ikatan Bidan Indonesia (IBI) dari tingkat kota/kabupaten, dan provinsi.

Ketua panitia seminar, Tirza V. I. Tabelak, SST., M.Kes., mengharapkan seminar ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta. “Semoga dengan materi dan pencerahan yang bermanfaat dari para narasumber dapat memberikan kontribusi optimal bagi bidan dalam upaya memberdayakan perempuan untuk meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga sebagai sasaran pelayanannya,” ujar Tirza.
Seminar internasional pertama Jurusan Kebidanan itu diikuti oleh 500-an peserta yang terdiri dari para dosen dan tenaga kependidikan Jurusan Kebidanan, anggota IBI dari NTT dan luar NTT, mahasiswa kebidanan, dan para bidan serta alumni bidan Indonesia dan internasional. Seminar ini dipandu oleh MC Bidan Junita Diding dan moderator Ummi Kaltsum S. Saleh, SST., M.Keb.

Adapun para narasumbernya adalah Dr. Emy Nurjasmi, M.Kes (Ketua Ikatan Bidan Indonesia), Febi Dwirahmadi, BSC.PH, MSc,PH, PhD (School of Medicine, Griffith University Australia), Prof. Yoko Shimpuku, PhD, CNM, RN (International Public Relations, Hiroshima University, Japan), dan Dr. Osric B. Navti, FRCOG (Al Wakra Hospital, Doha, Qatar), Dr. Mareta B. Bakoil, SST, MPH (Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang) dan Dr. Agustina A. Seran, SSiT, MPH (Dosen Jurusan Kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang).

