medikastar.id
Di sepanjang tahun 2020 ini, sebagian besar fokus masyarakat ditujukan pada pandemi Covid-19. Penyakit yang telah merenggut lebih dari 11 ribu jiwa ini memang masih terus menyebar di kalangan masyarakat hingga kini. Berbagai upaya penanganan dan bentuk pencegahan melalui protokol kesehatan pun ditetapkan untuk mengatasi masalah ini.
3M merupakan bentuk protokol kesehatan yang sangat penting dalam mencegah penularan Covid-19. Meski begitu, jangan lupakan Demam Berdarah (DBD) yang juga terus mengintai. Selain berguna untuk mencegah Covid-19, protokol kesehatan 3M juga merupakan rumus utama dalam menghilangkan DBD dari lingkungan sekitar.
Dikutip dari okezone.com, pada bulan September lalu, Didik Budijanto selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik, dalam Webinar mengungkapkan bahwa sampai pada minggu ke-37 tahun 2020, kasus DBD di Indonesia telah menyentuh angka 84.734.
Angka tersebut bisa terus bertambah jika pencegahannya tidak diterapkan dengan disiplin oleh masyarakat. Jika tidak, kasus DBD akan memperparah kondisi masyarakat pandemi Covid-19 yang sedang berlangsung.
Protokol 3M dalam mencegah terjadinya Covid-19 terdiri dari:
- Mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir yang berguna untuk membunuh berbagai bakteri dan virus, termasuk virus Corona yang terdapat di tangan.
- Memakai masker kain tiga lapis dengan kegunaan untuk menutup bagian hidung dan mulut yang merupakan pintu masuknya Covid-19 ke dalam tubuh manusia.
- Menjaga jarak aman di tempat umum, serta hindari kerumunan dan kontak langsung yang merupakan cara untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dari orang yang telah terjangkit pada orang lain.
Dalam upaya pencegahan DBD, protokol yang diterapkan adalah 3M plus. Protokol 3M tersebut terdiri dari:
- Menguras dan menyikat tempat penampungan air dengan tujuan untuk menyingkirkan jentik-jentik nyamuk Aedes Aegypti yang biasanya berkembang biak di tempat tersebut.
- Menutup tempat penampungan air untuk mencegah nyamuk masuk dan berkembang biak di dalamnya.
- Memanfaatkan atau mendaur ulang barang bekas agar tidak menjadi tempat nyamuk berkembang biak.
Beberapa tindakan ‘plus’ atau tambahan guna mendukung upaya pencegahan DBD di lingkungan sekitar masyarakat antara lain:
- Memelihara ikan pemakan jentik nyamuk.
- Menggunakan obat anti nyamuk.
- Memakai kawat kasa pada jendela dan ventilasi.
- Membersihkan lingkungan sekitar bersama anggota keluarga dan tetangga sekitar.
- Memeriksa tempat-tempat penampungan air.
- Tidak menggantung pakaian bekas dan meletakkannya di wadah tertutup.
- Menaruh larvasida pada tempat penampungan air yang sulit dikuras.
- Memperbaiki talang dan saluran air yang tidak lancar.
- Menanam dan menempatkan tanaman pengusir nyamuk di sekitar rumah.
3M adalah kunci untuk mencegah Covid-19 dan Demam Berdarah. Karena itu, terapkanlah protokol kesehatan ini secara disiplin dan taat. Ajaklah juga orang-orang terdekat dan kenalan lain untuk berpartisipasi dalam upaya perlindungan diri dan sesama ini. Mari lindungi diri kita dan lindungi orang-orang yang kita sayangi. Salam sehat!
Video: Ini Marketing Terbaik bagi Usaha/Produk Anda
[embedyt] https://www.youtube.com/watch?v=iaZCgJZYngQ[/embedyt]
