2 Miliar untuk Puskesmas Kopeta. Penjabat Bupati Sikka Minta Kontraktor Kerja dengan Hati

Maumere, medikastar.id

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat, Puskesmas Kopeta, Kabupaten Sikka akan membangun gedung baru. Gedung baru ini digadang-gadang seharga 2 Miliar lebih. Gedung baru puskesmas yang akan melayani warga Kecamatan Alok ini berlokasi di Jalan Litbang, Maumere. Selain warga kecamatan Alok, Puskesmas ini pun akan melayani masyarakat lain selain warga Kecamatan Alok. Puskesmas ini menjadi penyanggah RSUD dr. TC Hillers.

“Lokasi Puskesmas Kopeta yang sempit dan areal parkir yang minim menyebabkan akses masuk dan keluar serta alur pasien maupun pengunjung Puskesmas terganggu. Maka pada saat proses Akreditasi Tahun 2017, Tim Surveyor Akreditasi FKTP merekomendasikan agar dilakukan Relokasi Puskesmas Kopeta untuk dibangun sesuai dengan Pedoman Pembangunan dan Peningkatan Fungsi Bangunan Puskesmas yang ditetapkan oleh Kementrian Kesehatan RI,” demikian laporan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sikka, dr. Maria Bernadina Sada Nenu, MPH.

Laporan tersebut disampaikan pada acara peletakan batu pertama pembangunan Puskesmas Kopeta oleh Penjabat Bupati Sikka, Drs. Mekeng P. Florianus, Jumat (3/8/18), di lokasi pembangunan, Jl. Litbang Maumere.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Inspektorat, Drs. Robertus da Silva; Kepala Dinas Perhubungan Wihelmus Sirilus, S.Sos, M.Si; Direktris RSUD dr. TC Hillers Maumere, dr. Clara Francis. Hadir juga Kepala Puskesmas Kopeta, Apriani F. Revanita, SKM; Kabag Humas dan Protokol Setda Sikka Ferdie Even Edomeko, S.Fil; dan para kontraktor serta undangan lainnya.

Puskesmas Kopeta, lanjut dr. Maria, telah terakreditasi Madya dan diusulkan menjadi Puskesmas Model.

“Menurut peraturannya, setiap kabupaten sekurang-kurangnya harus memiliki satu Puskesmas model. Puskesmas model merupakan peningkatan dari Puskesmas yang sudah terakreditasi madya. Maka, kami mengusulkan Puskesmas Kopeta ini menjadi Puskesmas Model, sekaligus Puskesmas Penyanggah RSUD TC Hillers Maumere,” katanya.

Puskesmas ini dibangun di atas tanah milik Pemerintah Daerah Kabupaten Sikka dan tercatat di Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sikka. Luas lahan tersebut ialah 40m x 108m atau 4.320 m persegi. Sumber dana ialah Dana Alokasi Khusus dukungan JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) dengan total kontrak sebesar Rp. 2.334.979.200.

“Pembangunan mulai dilaksanakan tanggal 29 Juli 2018. Akan dikerjakan selama 180 Hari Kalender. Adapun penyedia atau kontraktor adalah Konsultan Perencan: PT Artha Buana. Konsultan Penyedia/Kontraktor Pelaksana: CV. Patriot. Konsultan Pengawas : PT Indotec Tiga Putra Perwakilan Maumere,” terang dr. Maria.

Bangunan Puskesmas Kopeta merupakan Bangunan Puskesmas Rawat Inap 2 Lantai dengan kapasitas 10 tempat tidur. Lantai 1 untuk unit pelayanan kesehatan sedangkan Lantai 2 dimanfaatkan untuk kantor, ruang administrasi dan ruang rapat/pertemuan.

Penjabat Bupati Sikka, Drs. Mekeng P. Florianus, dalam sambutannya, meminta para kontraktor bekerja dengan hati dan penuh rasa tanggung jawab kepada masyarakat.

“Puskesmas itu Pusat Kesehatan Masyarakat. Masyarakat datang ke sini untuk sehat, bukan untuk tambah sakit. Jadi kerjakan dengan baik sesuai kesepakatan kita. Tidak boleh ada satu detail pun yang kurang dari apa yang sudah kita sepakati. Saya minta masyarakat untuk mengawasi proses pembangunan ini dari tahap ke tahap,” tegas Penjabat Bupati Mekeng. (Even Edomeko)

Baca Juga : Begini Bentuk Perhatian Kelurahan Kota Ndora di Matim Pada Kesehatan Ibu dan Anak