5 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai

medikastar.id – Asam urat adalah sebuah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan dan juga adanya rasa panas di area persendian. Semua sendi dalam tubuh pun berisiko terkena asam urat, tetapi yang paling sering terserang ialah bagian jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.

Asam urat merupakan bentuk umum dari radang sendi (arthritis). Penyakit ini pun terjadi ketika zat asam urat menumpuk di dalam darah sehingga membentuk kristal asam urat di persendian. 

Pada umumnya, asam urat bisa lebih mudah menyerang pria, khususnya mereka yang berusia diatas 30 tahun. Dan pada wanita, asam urat bisa muncul setelah menopause. 

Seringkali banyak orang salah mengira dan menyamakan penyakit asam urat dengan rematik. Padahal, rematik sendiri adalah istilah yang menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan. 

Gejala Asam Urat

Gejala asam urat penting dikenali untuk mendukung upaya diagnosis dini dan pengobatan sesegera mungkin untuk penyakit ini. 

Gejala asam urat hampir selalu terjadi secara tiba-tiba dan seringkali terjadi pada malam hari. 

Berikut adalah beberapa gejala asam urat yang perlu diwaspadai:

Nyeri Sendi yang Intens

Rasa nyeri tersebut berasal dari munculnya kristal dalam urat sendi akibat dari kondisi kadar asam urat yang tinggi di dalam darah. Mengutip dari Mayo Clinic, penyakit asam urat biasanya mempengaruhi jempol kaki. Nyeri sendi akibat asam urat kemungkinan paling parah terjadi dalam 4-12 jam pertama setelah penyakit muncul.

Rasa tidak nyaman pada sendi

Setelah rasa nyeri mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi pun bisa berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. Serangan asam urat selanjutnya cenderung akan bertahan lebih lama dan mempengaruhi lebih banyak sendi. 

Pembengkakan sendi

Selain nyeri sendi, gejala asam urat juba dapat berupa pembengkakan dan kemerahan pada sendi yang terkena. Alasan kenapa pembengkakan akibat asam urat bisa terjadi yaitu, muncul karena jaringan pelapis sendi bernama sinovium membengkak dan peningkatan volume cairan sinovial atau pelumas sendi saat terjadi peradangan. 

Rentang gerak terbatas

Saat asam urat berkembang, penderita bisa jadi tidak akan bisa lagi menggerakkan persendian secara normal. Hal ini juga termasuk saat sendi mulai mengalami pembengkakan akibat asam urat. 

Benjolan

Ketika seseorang terlambat atau tidak mengobati asam urat, hal itu bisa menjadi kronis.  Benjolan keras atau tophi akhirnya bisa berkembang di persendian dan kulit serta jaringan lunak yang mengelilinginya. Dan tentu saja hal itu dapat merusak sendi. 

Itulah beberapa gejala asam urat yang perlu anda waspadai. Dan untuk memastikan apakah gejala tertentu merupakan indikasi penyakit asam urat atau bukan, dokter akan melakukan beberapa langkah diagnosis. 

Oleh karena itu, ada beberapa yang akan dilakukan seperti menanyakan riwayat penyakit pasien, seberapa sering gejala muncul dan juga memeriksa lokasi sendi yang sakit. Selain itu, pemeriksaan lanjutan pun juga akan dilakukan untuk memastikan diagnosis, salah satunya dengan tes darah.

Tes darah dilakukan untuk mengukur kadar asam urat dan kreatinin dalam darah. Orang yang mengidap asam urat memiliki kreatinin hingga 7 mg/dL. 

Nah, bagi anda yang mau cek asam urat langsung saja ke King Lab 247. Akan ada diskon menarik bagi anda yang berulang tahun bulan Juni dan hanya perlu menunjukkan KTP saja.