Ini Daerah dengan Indeks Kewaspadaan Covid-19 Tertinggi di NTT

Kota Kupang, medikastar.id

Pada 23 Juni lalu KawalCOVID19 menambahkan sebuah tautan dalam situs mereka, yakni Indeks Kewaspadaan. Indeks Kewaspadaan merupakan ukuran risiko penyebaran Covid-19 per kabupaten/kota di Indonesia. Indeks Kewaspadaan ini divisualisasikan dalam peta yang memperlihatkan skor relatif per kabupaten untuk seluruh Indonesia.

Menurut Bessie Koordinator Tim Data KawalCOVID19.id Ronald Bessie dalam sesi launching Indeks Kewaspadaan Covid-19, Selasa (24/6) seperti dilansir Liputan6, Indeks Kewaspadaan adalah upaya KawalCOVID19.id untuk menjawab dua pertanyaan berikut:

Pertama, seberapa besar risiko saya tertular di daerah, kawasan, tempat atau komunitas tertentu. Kalau menggunakan data kasus positif kumulatif atau kasus aktif saja tidak memberi gambaran lengkap tentang risikonya.

Kedua, terkait bagaimana kita tahu jumlah kasus Covid-19 yang sebenarnya. Berapa jumlah kasus yang belum terdeteksi. Rendahnya testing dan belum adanya survei serologi yang menyeluruh menjadi faktor belum terpecahkannya pertanyaan tersebut.

“Kami melihat bahwa masyarakat perlu tahu risiko sebaran Covid-19 di wilayahnya. Kemudian ini akan berpengaruh terhadap semakin luasnya tes Covid-19,” kata Bessie dalam sesi launching Indeks Kewaspadaan Covid-19, Selasa (24/6) seperti dilansir Liputan6.

Indeks Kewaspadaan KawalCOVID19.id memperhitungkan berbagai indikator, sebagai berikut:

  • Total Kasus Terkonfirmasi
  • Total PDP
  • Tingkat kematian pada Kasus Terkonfirmasi
  • Tingkat kematian pada PDP
  • Seberapa banyak pengetesan yang sudah dilakukan pada suatu daerah:
    • Jumlah orang (bukan jumlah spesimen) yang dites PCR per hari
    • Testing rate: berapa orang yang dites per 1.000 penduduk
  • Tingkat kesembuhan pada Kasus Terkonfirmasi dan PDP
  • Jumlah Total OTG dan Total ODP, atau yang kami sebut sebagai Rasio Lacak-Isolasi (RLI) yangmenunjukkan besarnya containment yang dilakukan di suatu daerah
  • Jumlah penduduk pada suatu kawasan

Setiap indikator di atas diberi skor kemudian dijumlahkan menjadi nilai relatif Indeks Kewaspadaan. Nilai Indeks Kewaspadaan berkisar dari 0 hingga 20. Semakin tinggi skornya (warnanya semakin merah tua), semakin daerah tersebut perlu mewaspadai penyebaran Covid-19, termasuk risikonya menularkan ke daerah lain.

Berdasarkan data tersebut per 30 Juni 2020, terdapat 3 kabupaten dengan Indeks Kewaspadaan tertinggi (di atas 2), yakni Ende (2,0), Sikka (2,51) dan Negekeo (3,31).

Daerah dengan Indeks Kewaspadaan antara 1 sampai 1,99 antara lain Manggarai Barat (1,44), Manggarai (1,37), Sumba Timur (1,64), Sumba Barat (1,65), dan Alor (1,29). Sedangkan daerah dengan indeks kewaspadaan antara 0,1 sampai 0,99 antara lain Kota Kupang (0,95), Rote Ndao (0,74), Lembata (0,66), Sumba Tengah (0,72), Sumba Barat Daya (0,22).

Sementara itu, Manggarai Timur, Ngada, Flores Timur, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Malaka, dan Sabu Raijua, termasuk daerah dengan Indeks Kewaspadaan 0,00.

Manfaat bagi masyarakat

Bayu Satria Wiratama, Epidemiolog dari Fakultas Kedokteran UGM sekaligus kandidat PhD di College of Public Health, Taipei Medical University menjelaskan, masyarakat perlu mendapat data secara terbuka tentang kondisi yang ada.

Setiap orang dapat beraktivitas dengan menyadari ukuran risiko bagi dirinya, terlepas dari langkah-langkah yang dilakukan oleh pemerintah.

Selain itu, indeks ini bisa digunakan pemerintah daerah untuk mengalokasikan sumber daya kesehatan pada faktor-faktor yang paling perlu ditingkatkan untuk menanggulangi penyebaran di klaster-klaster tertentu. Yakni apakah pengetesan, pelacakan kontak atau isolasi dan penyembuhan.

“Indeks kewaspadaan ini bisa dibandingkan pula dengan indeks zona dari pemerintah,” ujarnya, dikutip dari Suara.

Sementara itu zona warna mudah dimengerti oleh publik. Indeks Kewaspadaan KawalCOVID19.id melengkapi zona pewarnaan dengan data dan tolok ukur di balik keluarnya warna tersebut bisa menjadi pembanding untuk zona warna versi pemerintah.

Tabel dan peta Indeks Kewaspadaan KawalCOVID19.id diperbaharui setiap hari dan bisa diakses oleh publik. Anda bisa mengakses Peta Indeks Kewaspadaan yang terus dimutakhirkan. Peta interaktif dapat diakses di http://kcov.id/PetaKewaspadaan. (red)

Baca juga: Jenis Flu Babi Baru yang Berpotensi jadi Pandemi Ditemukan di Cina