Kota Kupang, medikastar.id
KSP Kopdit Obor Mas meresmikan kantor cabang utama (KCU) Kota Kupang pada Jumat (17/12/2021). Peresmian kantor cabang ke-20 itu menjadi kado akhir tahun bagi para anggota.
Kantor yang beralamat di jalan W.J. Lalalamentik, Oebobo itu diresmikan oleh Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT), Viktor Bungtilu Laiskodat (VBL). Acara peresmian di Aula El Tari Kupang itu dipadukan dengan peluncuran Aplikasi Pasar Digital Obor Mas (PADIMAS) dan Aplikasi Pendaftaran Anggota Baru secara Online dan aplikasi Pengajuan Pinjaman/Pengajuan Kredit secara online.
Peresmian tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur VBL. Selanjutnya pengguntingan pita di KCU Kota Kupang itu dilakukan oleh tokoh koperasi nasional sekaligus Wakil Bupati Sikka, Romanus Woga.
Di hari yang sama, KSP Kopdit Obor Mas juga melakukan penandatanganan MoU dengan PT. Tri Usaha Berkat terkait pelayanan transfer dengan bank menggunakan aplikasi Obor Mas Pay.
Sebelumnya, bertepatan dengan ulang tahun KSP Kopdit Obor Mas yang ke-49, Menteri Koperasi dan UKM RI, Teten Masduki melaunching Aplikasi Obor Mas Pay. Aplikasi ini punya fungsi yang sama dengan aplikasi mobile banking yang dimiliki beberapa bank. Dengan aplikasi ini, anggota Obor Mas lebih mudah dalam bertransaksi antar bank, baik dalam negeri maupun luar negeri.
Ketua Pengurus Kopdit Obor Mas, Andreas Mbete dalam sambutannya menyampaikan, hingga akhir November 2021, aset koperasi tersebut mencapai Rp. 1,035 triliun. Jumlah anggota sebanyak 117.289 orang.
Dijelaskannya, selama tahun 2021, Kopdit Obor Mas menargetkan membuka 6 kantor cabang. Empat diantaranya sudah terealisasi, yakni KCU Timor Tengah Utara di Kefamenanu, Kantor cabang Habibola di Kecamatan Doreng, kantor cabang Kewapante di Kecamatan Kewapante. Kedua kantor cabang terakhir ini berada ada di KabupatenSikka. Dan yang keempat yakni KCU Kota Kupang.
“Dalam waktu dekat akan dibuka kantor Cabang Timor Tengah Selatan (TTS) dan KabupatenBelu,” kata Andreas.
Ekspansi yang dilakukan saat ini, menurut Andreas merupakan wujud dukungan kepada Pemerintah daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.
Apa yang disampaikano leh Andreas bukan tanpa dasar. Kopdit Obor Mas terbukti menjadi satu-satunya koperasi di NTT yang dipercayakan menyalurkan KUR (kredit usaha rakyat).
Sejauh ini, total pinjaman KUR yang disalurkan melalui Obor Mas sebesar Rp. 39,027 milyar. Dana tersebut beredar di 1.043 orang debitur. Adapun pinjaman LPDB disalurkan bagi 3.740 debitur dengan besaran pinjaman senilai Rp.150 milyar.
“Dan sampai saat ini, baik KUR maupun pinjaman LPDB NPL (non performing loan) 0,0 persen,” tutur Andreas.
Ekspansi Obor Mas disambut baik oleh Gubernur NTT, Viktor Laiskodat. Menurutnya, perluasan sayap koperasi besar itu akan sangat berdampak terhadap perekonomian rakyat. Karena itu, ekspansi itu harus mendapatkan dukungan penuh pemerintah.
“Kita harus bersyukur karena koperasi ini adalah salah satu yang terbaik. Langkah-langkah koperasi ini dalam membantu permasalahan kemiskinan sangat saya apresiasi,” ujar Viktor.
Peranan koperasi dinilai sangat strategis dalam menekan angka kemiskinan. Koperasi yang bergerak di ranah perekonomian kerakyatan harus mampu berkontribusi bagi penurunan angka kemiskinan.
NTT selain masuk dalam kategori miskin ekstrim, angka stunting di daerah ini masih cukup tinggi. Saatini, kata Viktor stunting di NTT sebesar 20,9 persen. Dengan anak stunting sebanyak 80.909 orang.
Berbagai sector usaha yang produktif harus dilirik dan digarap oleh Koperasi. Melalui para anggota, Viktor meminta Obor Mas untuk bergerak di bidang usaha lobster.
“Saat ini dunia sangat membutuhkan lobster. Karena itu saya minta kepada KSP Obor Mas untuk terlibat dalam membangun masyarkat pesisir,” jelasnya. (joe/*)
Baca juga: Belajar dari Kisah Selebgram Laura Anna, Kenali Ciri-ciri ‘Toxic Relationship’ Berikut Ini!

