Belajar dari Kisah Selebgram Laura Anna, Kenali Ciri-ciri 'Toxic Relationship' Berikut Ini!

selebgram laura anna.jpeg

medikastar.id

Kisah percintaan Laura Anna dan Gaga Muhammad yang awalnya menjadi idola anak-anak muda sebagai “couple goals” hingga akhirnya hubungan keduanya kandas setelah mengalami kecelakaan tahun 2019 silam.

Ternyata kenyataan tidak seindah itu, dimana keduanya justru menjalani yang namanya “toxic relationship”. Hal itu diungkapkan oleh Laura sendiri dalam podcast Deddy Corbuzier beberapa waktu lalu.

Apa itu Toxic Relationship?

Istilah toxic relationship memang sudah tidak asing lagi di kalangan anak-anak muda saat ini. Lantas, apa itu toxic relationship?

Toxic relationship adalah sebuah hubungan dimana salah satu pasangan memiliki sikap atau karakter yang secara emosional dan fisik berpengaruh buruk pada mitranya. Hubungan ini menimbulkan ketimpangan kuasa antara pasangan dan membuat salah satu pihak jadi tidak berdaya.

Mengutip dari Media Blitar, Psikolog Dia Ibung menjelaskan bahwa toxic relationship adalah hubungan yang membawa keburukan bagi salah satu pihak. Salah satu faktornya adanya intervensi dari pasangannya.

Apa Ciri Toxic Relationship?

Selalu dikontrol oleh pasangan

Ini adalah perilaku dimana semua yang anda lakukan berdasarkan perintah atau persetujuan dari pasangan walaupun itu tidak sejalan dengan keinginanmu. Orang yang toxic bisa memberi silent treatment untuk mengontrol pasangannya. Hal ini juga berlaku saat anda dipaksa untuk melakukan seks yang tidak anda inginkan ya.

Sulit menjadi diri sendiri

Akibat dari sering dikontrol, anda tidak bisa untuk menjadi diri sendiri. Anda akan selalu bersikap seperti apa yang pasangan inginkan bukan apa yang anda inginkan.

Tidak mendapat dukungan

Dalam hubungan yang toxic, setiap pencapaian yang diperoleh akan dianggap sebagai kompetisi, sehingga tidak ada dukungan dari pasangan.

Selalu dikekang dan dicurigai

Dalam toxic relationship, rasa cemburu yang ada adalah berlebihan sehingga membuat pasangan melakukan hal yang ekstrim seperti menyita handphone. Dengan kata lain adalah hubungan yang terlalu posesif.

Menerima kekerasan fisik

Selain kekerasan secara verbal, hubungan ditandai sebagai toxic saat ada kekerasan fisik di dalamnya. Pasangan yang tidak sehat secara emosional seringkali akan main tangan saat ada perselisihan dalam hubungan.

Itulah penjelasan mengenai pengertian dan ciri-ciri dari hubungan yang beracun atau toxic relationship. Jadi, mari coba koreksi hubungan seperti apa yang sedang anda jalani bersama pasangan. Jangan sampai hubungan toxic ini merusak segala-galanya dari anda seperti kesehatan fisik dan mental anda. (*/ctr)

Baca juga: 5 Tips agar Siklus Menstruasi Lebih Teratur