Dosen dan Mahasiswa Jurusan Kebidanan dan Gizi Poltekkes Kupang “Beraksi” Wujudkan Kampus Hijau

Kupang, medikastar.id

Dalam rangka mendukung program kampus hijau, pihak Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekkes Kemenkes) Kupang, khususnya jurusan Kebidanan dan Gizi menggelar sejumlah aksi nyata. Salah satunya adalah penanaman pohon dan bunga di halaman kampus Jurusan Kebidanan dan Gizi, Poltekkes Kemenkes Kupang, Jumat (21/9/18).

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 06.15 wita ini melibatkan sekitar 700-an peserta. Peserta ini terdiri dari kalangan tenaga pendidik dan tenaga kependidikan, serta para mahasiswa.

Kegiatan diawali dengan penanaman pohon secara simbolik yang dilakukan oleh Ketua Jurusan Kebidanan Poltekkes kemenkes Kupang,  Dr. Mareta B. Bakoil, S.ST,M.PH. Diikuti oleh Wakil Ketua jurusan Kebidanan, perwakilan Dosen dan Perwakilan Mahasiswa.

Ketua Jurusan Kebidanan, Dr. Mareta B. Bakoil, S.ST,M.PH, pada kesempatan sebelum penanaman pohon menggambarkan bahwa untuk membuat kampus ini menjadi hijau, salah satu caranyanya adalah dengan menanam.

“Hari ini kita mulai dengan penanaman pohon dan bunga,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Baginya penanaman yang dilakukan saat ini sangat penting, sebab  pencemaran lingkungan dan polusi seolah telah menjadi “teman” saat ini. Olehnya, pihak Poltekkes Kemenkes Kupang berkontribusi dengan menanam pohon dan bunga di area kampus.

Dosen dan mahasiswa jurusan gizi Poltekkes Kemenkes Kupang saat menanam pohon dan bunga di lingkungan kampus.

“Kita mulai setiap hari Jumat, jumat yang bersih, jumat penuh dengan suka cita, jumat yang asri,” tutur Mareta.

Tujuannnya adalah terbentuknya lingkungan sekitar kampus yang indah dan nyaman. Dengan demikian, selain mahasiswa dan dosen, masyarakat sekitar kampus juga bisa merasa keindahan dan kenyamanan lingkungan tersebut. Sebagai kelanjutan soal pemeliharaan dan perawatan terhadap tanaman yang ditanam, Mareta yakin setiap mahasiswa dan dosen mempunyai rasa memiliki terhadap tanaman yang ada.

Cara yang ditempuh  adalah bahwa setiap mahasiswa dan dosen bertanggung jawab secara penuh terhadap pohon dan atau bunga yang ia tanam.

“Setiap orang mempunyai tanaman masing-masing di sini,” tegasnya.

Ia menuturkan bahwa saat ini perlu ditingkatkan budaya hijau, budaya  menanam, budaya jaga lingkungan dan lain sebagainya.

“Apa yang sudah dilakukan hari ini dijaga dan dijadikan budaya,” sambung Mareta.

Selain itu, di hadapan ratusan mahasiswa, tenaga pendidik dan tenaga kependidikan jurusan kebidanan Poltekkes kemenkes Kupang, secara tegas dirinya mengingatkan agar menjaga kebersihan kampus. Salah satunya adalah mahasiswa tidak membawa botol-botol bekas ke kampus.

Baca Juga: “Kala Ibu Hamil,” Inovasi Puskesmas Ile Boleng Deteksi Dini Gawat Janin

“Kepada semua, diharapkan untuk membawa botol-botol air dari rumah masing-masing,” paparnya.

Tujuannya agar tidak ada botol-botol yang terbuang di sekitar kampus. Pihaknya bahkan telah sepakat akan memberikan sanksi bagi yang kedapatan membuang sampah.

“Apabila kedapatan, maka Satpam atau semua kita bisa menuliskan nama orang yang bersangkutan. Kemudian ada sanksi baginya,” tegasnya.

Sementara itu, Penangunggung Jawab Kemahasiswaan Jurusan Gizi, Juni Gressilda Louisa Sine, STP, M.Kes menuturkan bahwa sebenarnya kegiatan penanaman atau pun senam sudah dilakukan oleh pihaknya setiap hari jumat. Akan tetapi saat ini ada program dari pusat bahwa kampus harus hijau dan bersih, sehingga gebrakan menanam dimulai pada hari tersebut.

Dosen dan Mahasiswa jurusan Kebidanan dan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang saat senam pagi bersama

“Tujuan sebenarnya selain untuk membuat kampus ini menjadi hijau, juga untuk mengangkat nilai kebersamaan. Ini untuk membangun rasa memiliki kampus, sebab kalau kampus kita indah, kampus kita segar, maka akan membuat kita nyaman berada di dalamnya,” tuturnya.

Ketika disinggung mengenai target penanaman, ia mengatakan bahwa pihaknya tidak memiliki target, tetapi setiap kelas sudah memiliki lokasinya masing-masing.

“Kebetulan kami mendapatkan lokasi yang cukup strategis sehingga kami ingin membuat kebun gizi, dimana di situ akan kita tanami tanaman-tanaman obat keluarga. Sehingga, ketika mahasiswa melakukan praktik di laboratorium, mereka tidak lagi membeli tanaman-tanaman tersebut, melainkan dapat mengambil dari apa yang sudah mereka tanam,” lanjutnya.

Maria Margaretha Terenao, salah satu mahasiswa di jurusan kebidanan Poltekkes Kemenkes Kupang memberi kesannya tersendiri. Baginya, kegiatan seperti ini sangatlah luar biasa, sebab menanam dapat memberikan susasana kampus yang hijau, indah dan nyaman.

Dosen dan Mahasiswa jurusan Kebidanan dan Gizi Poltekkes Kemenkes Kupang saat senam pagi bersama

Puteri asal lembata ini yakin bahwa kegiatan penanaman pohon dan bunga bisa memberi semangat tersendiri. Semangat yang dimaksudkan adalah semangat kuliah di kampus yang sejuk, indah, nyaman  dan hijau.

Ia berharap agar seluruh mahasiswa terus menjaga dan meletarikan lingkungan di Poltekkes.

“Keindahan alam dapat mempengaruhi keindahan berpikir mahasiswa di kampus ini,” tuturnya.

Usai penanaman, seluruh keluarga besar jurusan Kebidanan dan jurusan Gizi  menggelar senam bersama di halaman depan kampus tersebut. Kegiatan ini terpantau berjalan penuh semarak. (Red)

Baca Juga : TTU Salah Satu Penerima 99 Top Inovasi Terbaik Indonesia