Dukung Germas, Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang Bertandang ke Panti Asuhan Sonaf Maneka

Kota Kupang, medikastar.id

Program Studi (Prodi) Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang berkomitmen mendukung kegiatan pemerintah untuk melakukan edukasi kepada masyarakat melalui kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Terkait hal tersebut, Rabu (10/10/18), dosen bersama mahasiswa Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang bertandang ke Panti Asuhan Sonaf Maneka Kupang. Di sana mereka memberikan sosialisasi Germas khusus bagi anak-anak di Panti Asuhan tersebut. Hal ini dianggap penting, mengingat gerakan ini harus dimulai dari anak-anak usia dini.

Ketua Prodi Farmasi Poltekkes Kemenkes Kupang, Maria Hilaria SSi, S.Farm.Apt.,M.Si pada kesempatan tersebut menegaskan bahwa Germas memang perlu mulai dikampanyekan dari tingkat anak usia dini, TK, SD dan SMP.

“Hal-hal kecil seperti ini kalau kita tanamkan dalam diri anak-anak sejak dini, tentu akan menjadi kebiasaan bagi mereka, terutama untuk hidup bersih dan sehat,” ungkapnya.

Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan tentang Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS). Bahwa PJAS yang sesuai adalah PJAS yang aman, bermutu, dan bergizi serta disukai oleh anak.

Selain itu, salah satu dosen Prodi Farmasi, Lely A. V. Kapitan di kesempatan itu memberikan beberapa tips berkaitan dengan PJAS berdasarkan pedoman BPOM. Tips tersebut antara lain: kenali dan pilih pangan yang aman, jaga kebersihan dengan mencuci tangan sebelum makan dan membaca label kemasan pangan dengan seksama.

Pada label, lanjut Lely, bagian yang diperhatikan adalah nama jenis produk, tanggal kedaluwarsa produk, komposisi dan informasi nilai gizi (bila ada). Bila pangan dalam kemasan dan berlabel, pilih yang memiliki nomor pendaftaran (P-IRT/MD/ML). Jika, pangan tidak berlabel (donat, lemper, dll) maka pilih yang kemasannya dalam kondisi baik.

Lebih jauh, dilaksanakan pula diskusi, dimana dalam diskusi tersebut disampaikan juga tips-tips agar terhindar dari pangan berbahaya. Dalam kegiatan diskusi ini, anak-anak Panti Asuhan Sonaf Maneka terlihat aktif bertanya. Misalnya mengenai keamanan makanan yang dijual di pinggir jalan, bagaimana cara menyimpan makanan yang tidak habis mereka makan, dan sebagainya.

Kegiatan edukasi ini diikuti oleh anak-anak Panti Asuhan Sonaf Maneka dengan penuh kegembiraan. Di sela-sela kegiatan ini mereka juga mendendangkan  lagu-lagu yang biasa mereka nyanyikan dengan riang gembira sebagai wujud terima kasih dan antusiasmenya.

Diharapkan agar kegiatan pengabdian masyarakat seperti ini dapat meningkatkan kembali pemahaman anak-anak tentang PJAS, sehingga akan meningkatkan PJAS yang aman, bermutu dan bergizi. Selain itu, juga untuk mewujudkan anak-anak  yang sehat dan cerdas. (*/Ria, Christin, Yuliana, Felixitas)

Baca Juga : Kabupaten Brebes Maksimalkan Perlindungan Perempuan dan Anak Melalui Satgas PPA