Borong, medikastar.id
Dalam rangka Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno Laiskodat mengadakan kunjungan kerja di Desa Golo Lalong dan Desa Waling Kecamatan Borong, Kabupaten Manggarai Timur, Kamis (01/11/18).
Tujuan kunjungan dari Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi NTT dalam rangka supervisi PKK, pembinaan PKK model untuk Provinsi NTT, di Desa Golo Lalong dan Desa Waling.
Kegiatan ini berlangsung di depan halaman kantor Desa Golo Lalong. Hadir saat itu ketua PKK Kabupaten Manggarai Timur, Theresia Wisang dan juga Camat Borong, Gaspar Nangar. Hadir pula Kepala Desa Golo Lalong, Kornelius Visgratus; tenaga kesehatan Puskesmas Tilir; Dandramil; dan Pihak Kepolisian. Para tokoh masyarakat, tokoh Agama, tokoh pendidikan, ibu-ibu PKK Desa Golo Lalong, dan juga masyarakat desa golo lalong hadir pula dalam acara tersebut.
Tiba di Desa Golo Lalong, ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTT, Julie Sutrisno bersama rombongan langsung disambut dengan kepok sundung dan acara pengalungan oleh tim penerima tamu. Sesudah acara kepok sudung dan acara pengalungan, Julie Sutrisno bersama rombongan langsung diiringi oleh danding tiba meka dan langsung mengarah ke dalam ruangan kantor desa untuk acara kepok tiba.
Ketua Tim Penggerak PKK Desa Golo Lalong, Yasinta Sena dalam sambutannya mencurahkan isi hatinya terkait sejumlah kegiatan dan tantangan yang dialami oleh pihaknya.
Dikatakan olehnya bahwa kegiatan yang sudah dilaksanakan oleh tim PKK Desa Golo Lalong adalah mengikuti kegitan kunjungan hari besar nasional dan memberikan penyuluhan kepada anggota linmas terkait partisipasi dalam keamanan lingkungan, peningkatan kegiatan Posyandu dan pelaksanaan kerja bakti lingkungan di wilayah desa Golo Lalong.
Yasinta menjelaskan pihaknya selalu mengunjungi bina keluarga balita pengembangan kehidupan berkoperasi melalui kegiatan usaha bersama. Pihaknya juga selalu menggerakan masyarakat supaya masyarakat selalu memanfaatkan pekarangan untuk penanaman toga dan sayur-sayuran.
Tim PKK Desa Golo Lalong juga selalu mengunjungi kegiatan Posyandu di setiap titik Posyandu. Pihaknya juga mengikutsertakan kader Posyandu dan bina keluarga balita pada setiap pelatihan atau penyuluhan kesehatan.
“Selama ini juga tim PKK di Desa Golo Lalong membentuk kegiatan pos gizi desa dalam rangka pencegahan stunting, kurang gizi, dan gizi buruk,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Yasinta, pihaknya juga melakukan penyuluhan KB dan pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan sanitasi berbasis masyarakat. Ini dilakukan dengan cara menggerakan kegiatan membuang sampah pada tempatnya.
Ia juga menjelaskan beberapa keberhasilan yang diraih oleh tim PKK Desa Golo Lalong. Pertama, pelestarian lingkungan hidup melalui kegiatan sanitasi total berbasis masyarakat dengan menggerakan masyarakat buang sampah pada tempatnya. Kedua, mengikuti lomba STBM dan mendapat peringkat ke-2 di tingkat Kabupaten Manggarai Timur. Ketiga, pembentukan pos gizi desa dalam rangka pencegahan Stunting, gizi buruk, dan kurang gizi.

Di sisi lain, Yasinta memaparkan permasalahan yang dialami oleh Tim PKK Desa Golo Lalong. Pertama, masih rendahnya pemahaman masyarakat Desa Golo Lalong tentang pentingnya program PKK. Kedua, tidak adanya insentif kepada kader sehingga banyak sekali kader yang tidak aktif. Ketiga, rendahnya partisipasi masyarakat dalam kegiatan yang dilakukan di wilayah Desa Golo Lalong.
Yasinta berharap adanya kerja sama dengan dinas atau pun instansi terkait seperti pemberdayaan masyarakat dalam hal ini Puskesmas dan pihak Pendidikan. Tujuannya agar tim penggerak PKK Desa Golo Lalong ke depan dapat berjalan dengan baik dan sukses.
Terpisah, Camat Borong, Gaspar Nagar dalam sambutannya menjelaskan bahwa Kecamatan Borong terdiri dari 15 desa dan 3 kelurahan. Total penduduk ialah sebesar 43. 80 jiwa dengan jumlah KK 10.4.96 kepala keluarga.
Desa Golo Lalong jelas Gaspar, merupakan wilayah yang terletak di ujung utara kecamatan Borong yang berbatasan langsung dengan kecamatan Poco Ranaka. Total penduduk desa Golo Lalong ialah sebesar 840 jiwa dan jumlah KK sebanyak 127 KK.
“Potensi-potensi yang dimiliki oleh desa Golo Lalong adalah Kopi, Cengke, Kakao. Namun, untuk Kakao, karena wilayah desa Golo Lalong ada di ketinggian, makanya pertumbuhan Kakao agak sedikit sulit berkembang. Namun, peluang untuk budidaya ikan air tawar di desa Golo Lalong sangat baik perkembangannya,” ungkap Gaspar.
Gaspar juga menjelaskan bahwa di desa Golo Lalong, tim PKK sudah bergerak. Harapannya ialah agar mereka bisa sama dengan Desa Rana Masak dan Desa Nanga Labang. Kedua Desa ini sudah menjadi desa PKK pembina Provinsi dimana para kader Posyandunya sudah mendapatkan insentif bulanan walaupun itu diterima 6 bulan sekali.
Menurutnya, Tim Penggerak PKK Desa Golo Lalong mengharapkan adanya koperasi. Selama ini hanya ada usaha bersama yang sifatnya arisan.
“Kami merindukan banyak hal yang menjadi perhatian ketua Tim Penggerak PKK Provinsi untuk wilayah desa Golo Lalong. Desa ini sebenarnya masih dikatakan sebagai desa tertinggal hanya kami paksa bahwa desa ini menjadi desa berkembang,” ungkap Gaspar
Terpantau, acara kegiatan kunjungan kerja Tim Pengerak PKK provinsi NTT di desa Golo Lalong berjalan penuh aman dan lancar. (Mull)
Baca Juga : 11 Puskesmas di Kota Kupang Sudah Layani IVA Tes untuk Deteksi Dini Kanker Serviks

