Kota Kupang, medikastar.id
Sedikitnya 250 mahasiswa Stikes CHMK mengikuti kuliah umum Pendidikan Pemilih oleh KPU NTT, Rabu (05/12/18). Hadir sebagai pemateri dalam kuliah umum yang berlangsung di aula kampus tersebut, Komisioner KPU NTT, Yos Koli.
Yos Koli dalam kesempatan tersebut mengaku terkaget-kaget dengan antusiasme mahasiswa Stikes CHMK terkait Pemilu.
“Awalnya saya canggung. Inikan sekolah perawat jadi pasti tidak ada yang tertarik dengan Pemilu. Mereka pasti lebih sibuk urus orang sakit dan sebagainya. Tetapi setelah melihat antusiasme dan pertanyaan mereka saya terkejut. Ternyata mereka sangat kritis dan cerdas terkait Pemilu,” ujar komisioner asal Lembata ini.
Apa yang diungkapkan oleh Yos Koli tersebut memang ada dasarnya. Pasalnya, usai memaparkan materi, dirinya diberondong dengan sejumlah pertayaan dari para mahasiswa terkait Pemilu.
“Intinya bahwa harus tahu rekam jejak para caleg, tahu visi dan misinya dan yakin benar bahwa dia mampu membawa perubahan ke arah yang lebih baik,” tutur Koli.
“Jangan memilih karena uang dan hadiah yang diberikan atau karena keluarga dekat, tetapi lebih pada kredibilitas orang tersebut. Jangan salah menentukan pilihan karena akibatnya akan dirasakan selama 5 tahun yang akan datang,” sambungnya.
Sementara itu, Vinsen Belawa Making SKM.,M.Kes, wakil ketua II Stikes CHMK, yang membuka acara tersebut secara resmi menyampaikan limpah terima kasih kepada KPU Provinsi NTT yang telah berkenan memberikan kuliah umum tersebut. (*/red)
Baca Juga: Indonesia Paparkan Capaian Pemberdayaan Perempuan dan Kesetaraan Gender pada Anggota OKI

