Demi ‘Emas Cair’, KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia Kunjungi BPOM di Kupang

Kota Kupang, medikastar.id

KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia melalui unit usaha rumah produksi dan pengolahan minyak kelapa mentah (crude coconut oil) terus melangkah demi menghasilkan sebuah produk baru yang bermanfaat bagi seluruh masyarakat di bumi Flobamorata khususnya dan di Indonesia umumnya, yakni Minyak Goreng PINTAR (Minyak Goreng Pintu Air).

Terkait kehadiran minyak goreng PINTAR, Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Yakobus Jano selalu menekankan bahwa KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia hadir dan terpanggil untuk membantu para petani kelapa yang selama ini terbelenggu oleh rendahnya nilai dan harga penawaran komoditi pertanian yang tidak berpihak pada petani, khususnya komoditi tanaman kelapa.

Dikatakan olehnya bahwa merosotnya harga komoditi kelapa, khususnya kopra sangat merendahkan derajat kesejahteraan para petani kelapa dalam kurun waktu yang sangat lama. Bertahun-tahun lamanya para petani kelapa hidup dalam tekanan ekonomi harga komoditi yang selalu tidak berpihak pada mereka. Martabat mereka sebagai petani diabaikan.

Melalui unit usaha rumah produksi dan pengolahan minyak kelapa mentah, KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia akan berperan sebagai lembaga pemberdayaan masyarakat yang kokoh dalam melakukan pendampingan dan pengembangan produksi minyak kelapa yang berkualitas. Selanjutnya, KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia pula yang akan menjadi pembeli semua produk minyak kelapa mentah hasil produksi para petani kelapa tersebut.

Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia bersama Kepala BPOM di Kupang

Harga penawaran yang diberikan merupakan harga penawaran yang premium bagi peningkatan kesejahteraan hidup warga petani kelapa. Tentunya sebagai pengepul/buyer atas jerih payah petani kelapa diharapkan proses edukasi dan advokasi yang dibangunkan dalam pendampingan unit usaha ekonomi kreatif ini dapat menjadi jawaban bagi peningkatan derajat kesejahteraan para petani tersebut.

“Nama minyak goreng PINTAR merupakan akronim dari nama KSP Kopdit Pintu Air. Nama PINTAR ini sebenarnya masih memiliki sebuah kata sambungan, yakni PINTAR ASIA, yang berarti Pintu Air Aman, Sehat, Iman, Amin. Artinya bersama KSP Kopdit Pintu Air, kaum nelayan, tani, ternak, dan buruh akan merasa aman, sehat, dan beriman. Semuanya itu diaminkan dalam doa dan karya,” tutup Yakobus.

Dalam prosesnya, usai launching dan transaksi perdana pembelian minyak kelapa mentah dari para petani kelapa oleh KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia pada Hari Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2019 silam, rumah produksi dan pengolahan minyak kelapa mentah yang dinahkodai oleh Berno Letepung bergerak maju ke berbagai wilayah potensi tanaman kelapa di seluruh daratan Flores.

Pergerakan massif tersebut dikerangakai dalam sebuah postur pembentukan community based organisation CBO bagi petani kelapa dengan pendekatan pendampingan berbasis hak (right based approach). Tahapan survey – identifikasi dan pemetaan kelompok, hingga advokasi hak dan edukasi produksi terus dilakukan dalam rangka pembentukan kelompok-kelompok produksi dan pengolah minyak kelapa yang potensial bagi para petani kelapa.

Kelompok-kelompok produksi dan pengolah minyak kelapa tersebar di kabupaten Flores Timur hingga Kabupaten Ngada ini kemudian diberi edukasi dan pendampingan khusus demi produk minyak kelapa mentah yang benar-benar berkualitas. Hasil produksi minyak kelapa mentah dari kelompok-kelompok inilah yang kemudian dikumpulkan di setiap unit pelayanan KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia yang menyebar di Pulau Flores dan kemudian dibeli oleh unit usaha ekonomi kreatif KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia dengan harga premium.

Hingga saat ini, dari 20an kelompok binaan yang aktif di beberapa kabupaten tersebut telah terkumpul sekitar 4.300 kg minyak kelapa mentah. Minyak kelapa mentah ini selanjutnya akan diolah dengan menggunakan teknologi RBD agar dapat menjadi minyak goreng yang benar-benar berkualitas dan bermanfaat bagi masyarakat.

Minyak Goreng PINTAR

Dalam proses tersebut, demi menghasilkan minyak goreng yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga memiliki ijin edar yang resmi dari BPOM, Ketua KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Yakobus Jano bersama Manager Crude Coconut Oil Project – KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Berno Letepung dan tim menyambangi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Kupang. Kedatangan tim KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia yang membawa serta berbagai persyaratan teknis pengurusan ijin edar serta sample minyak goreng PINTAR ini disambut hangat oleh Kepala BPOM di Kupang, Drs. Sem Lapik, Apt.,M.Sc di kantornya, Senin (04/02/20).

Dalam dialog bersama pada moment tersebut, Berno Letepung memberikan gambaran kepada kepala BPOM bahwa pengolahan dan produksi minyak kelapa mentah bukan merupakan hal yang baru bagi para petani kalapa. Pengolahan dan produksi minyak kelapa mentah bahkan telah berlangsung sejak lama di tengah masyarakat. Namun sayang, rendahnya apresiasi harga komoditi dan terbatasnya dukungan multi stakeholder selama ini, minyak kelapa mentah yang diproduksi petani hanya menjadi cerita dan nostalgia semata yang tidak dapat menggembirakan hidup dan kesejahteraan petani kelapa khususnya petani kelapa produser minyak kelapa mentah. Tidak tersedia pasar yang berkelanjutan dan tidak tersedianya dukungan sarana dan prasarana produksi.

“KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia hadir memberikan jawaban atas kerinduan para petani, bahwa tingkat kehidupan dan kesejahteraan petani kelapa, tidak hanya dengan produk kopra dan kelapa gelondong semata, tetapi minyak kelapa mentah yang adalah emas cair yang bernilai tinggi ini juga dapat menjadi sandaran kehidupan dan kesejahteraan masyarakat petani kelapa dalam menghidupkan aspek ekonomi, pendidikan dan Kesehatan keluarga mereka,” kata Berno.

“KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia telah memberikan kesempatan kepada petani kelapa untuk kembali menghargai dan menghormati tanaman kelapa sebagai tanaman yang bernilai tinggi bagi semua aspek. Minyak Kelapa Mentah yang diproduksi petani adalah emas cair yang harus diperjuangkan, harus diolah, harus dikerjakan dan harus di Lestarikan. Minyak Kelapa Mentah produk petani adalah bukti hadirnya kembali martabat dan harga diri petani petani kelapa yang tak ternilai harganya. Jangan abaikan anugerah dan aset tanaman keluarga untuk masa depan semua orang,” lanjutnya.

Baca Juga: Rayakan Pesta Perak, KSP Kopdit Pintu Air Undang Presiden Jokowi ke Rotat

Suasana diskusi bersama kepala BPOM di Kupang

Selain membantu para petani kelapa, dikatakan oleh Berno bahwa kehadiran minyak goreng PINTAR juga turut berkontribusi bagi peningkatan derajad kesehatan masyarakat yang mengkonsumsinya. Nama minyak goreng PINTAR menjadi sebuah perwakilan akan besarnya manfaat yang dapat diterima oleh masyarakat ketika mengonsumsi minyak goreng tersebut. Lebih dari itu, minyak goreng ini juga akan membantu menghidupan UMKM-UMKM yang ada di tengah masyarakat.

Oleh karena itu, dirinya di kesempatan tersebut meminta dukungan BPOM di Kupang agar minyak goreng PINTAR ini dapat memperoleh ijin edar dari BPOM. Tentunya ijin edar ini dikeluarkan oleh BPOM sesuai dengan SOP yang ada di BPOM.

Selain itu, Berno juga mengutarakan bahwa BPOM di Kupang dapat mengambil bagian dalam proses pembinaan kelompok-kelompok produksi dan pengolah minyak kelapa yang telah dibentuk dan dibina oleh KSP Kopdit Pintu Air. Kehadiran BPOM di tengah kelompok-kelompok ini tentunya akan memberikan warna baru dalam proses edukasi masyarakat mengenai produksi dan pengolah minyak kelapa yang betul-betul terstandar.

Menanggapi hal ini, kepala BPOM di Kupang, Drs. Sem Lapik, Apt.,M.Sc secara terbuka menyampaikan apresiasinya kepada KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia yang telah berani mengambil langkah besar demi kemajuan para petani kelapa di NTT. Menurutnya, minyak goreng PINTAR merupakan sebuah bukti bahwa KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia turut andil dalam mengembangkan UMKM yang ada di masyarakat.

Lebih jauh, Sem juga memberikan apresiasi lantaran minyak goreng merupakan salah satu produk, selain garam dan tepung yang tengah digenjot produksinya oleh pemerintah demi memberantas stunting.

Berno Letepung saat memberikan penjelasan menngenai minyak goreng PINTAR kepada kepala BPOM di Kupang

“Kita memberikan apresiasi karena Pintu Air telah mulai mengambil bagian dalam memberantas stunting melalui produksi minyak goreng ini. Dan ternyata selain minyak goreng, pintu air juga akan bergerak dengan produksi garam. Ini merupakan dua produk yang sangat bagus dalam mendukung program pemerintah, yakni memberantas stunting,” tutur Sem.

Di kesempatan itu Sem memberikan penjelasan secara terperinci mengenai beberapa hal teknis terkait pengurusan ijin edar dari BPOM di Kupang. Selain beberapa persyaratan teknis yang telah diserahkan oleh KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia, Sem menjelaskan bahwa masih ada beberapa hal lainnya yang perlu dilengkapi oleh KSP Kopdit Pintu Air Rotat Indonesia hingga ijin edar tersebut dapat keluar.

“Intinya bahwa BPOM di Kupang sangat mendukung produk KSP Kopdit Pintu Air ini. Segala proses dan beberapa hal yang masih perlu dilengkapi akan kita koordinasikan secara bersama sesuai dengan alur yang sudah ada,” ungkapnya.

Ia juga mengutarakan bahwa jika beberapa hal teknis sesuai persyaratan sudah dipenuhi maka proses hingga keluarnya ijin edar minyak goreng PINTAR akan berjalan dalam waktu yang tidak lama.  (*/red)

Baca Juga: Kanker Lebih Berpotensi Jangkiti Negara-negara Miskin