Maumere, medikastar.id
Dari sebuah kampung kecil di Rotat, Desa Ladogahar, Kecamatan Nita, Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, KSP Kopdit Pintu air terus berkarya di seluruh penjuru negeri ini. Saat ini, koperasi yang menyandang gelar sebagai Koperasi Primer Tingkat Nasional ini telah memiliki 51 kantor cabang di berbagai wilayah di seluruh Indonesia. Bahkan Koperasi ini telah memiliki seperempat juta orang anggota yang pada umumnya adalah kaum Nelayan, peTani, peTernak dan Buruh (NTTB).
Tahun ini (2020), KSP Kopdit Pintu Air merayakan usia peraknya, 25 tahun. Di usia ini, KSP Kopdit Pintu Air berencana untuk mengudang orang nomor 1 Republik Indonesia, Presiden Joko Widodo untuk hadir dalam perayaan pesta perak di Kantor Pusat KSP Kopdit Pintu Air di kampung Rotat, Kabupaten Sikka, di tengah-tengah kaum NTTB.

“Iya, kita akan akan mengundang bapa Presiden Joko Widodo untuk hadir saat perayaan pesta perak KSP Kopdit Pintu Air,” kata Yakobus Jano, Ketua Umum KSP Kopdit Pintu Air kepada media ini, Jumat (11/01/20).
Ia menjelaskan bahwa KSP Kopdit Pintu Air mengundang Jokowi untuk hadir dalam perayaan 1/4 abad KSP Kopdit Pintu Air tersebut mengingat dalam perayaan HUT tersebut akan ada beberapa anggenda besar yang dihelat oleh pihaknya. Agenda besar tersebut antara lain peresmian Minyak Goreng Kelapa PINTAR, Peresmian Garam, RAT KSP Kopdit Pintu Air, launching sistem pendaftaran online anggota KSP Kopdit Pintu Air, launching buku Sejarah KSP Kopdit Pintu Air dan juga launching buku Napak Tilas Yakobus Jano.
“Kita berharap agar Presiden bisa hadir dan meresmikan produk-produk tersebut,” kata Yakobus.
Selain Minyak Goreng Kelapa dan Garam, KSP Kopdit Pintu Air juga tengah berupaya membangun SPBU, air minum kemasan, holticultura, dan juga peternakan. Diharapkan dengan kehadiran Jokowi, hal-hal lain yang tengah dibangun oleh KSP Kopdit Pintu Air ini dapat memperoleh dorongan untuk terus berkembang maju.

Lebih dari itu, Yakobus mengungkapkan bahwa alasan mendasar yang mendorong KSP Kopdit Pintu Air untuk mengundang Presiden ialah kerinduan seluruh anggota KSP Kopdit Pintu Air, khususnya kerinduan kaum Nelayan, peTani, peTernak dan Buruh untuk dapat bertatap muka secara langsung dengan Presiden dan mendapatkan motivasi darinya.
“Bagaimana pun di satu sisi orang-orang kecil yang tergabung dalam KSP Kopdit Pintu Air yang umumnya adalah nelayan, tani, ternak, dan buruh ini merindukan kehadiran Presiden Jokowi. Mereka memiliki impian puluhan tahun untuk melihat secara langsung Presiden RI hadir di tengah-tengah perjuangan mereka. Mereka merindukan kehadiran Presiden untuk memberikan mereka motivasi secara langsung untuk membangun Indonesia dengan kemampuan yang mereka miliki,” tutur Yakobus.
Kaum NTTB, lanjutnya, memiliki peran penting dalam kehidupan manusia sebab kaum inilah yang menyediakan kebutuhan-kebutuhan dasar manusia. Oleh karenanya, kehadiran Presiden Jokowi di tengah mereka juga akan menjadi sebuah penghargaan yang luar biasa besar bagi mereka.

Yakobus juga menyinggung bahwa KSP Kopdit Pintu Air yang saat ini telah ada di seluruh wilayah Indonesia berasal dari sebuah kampung kecil di Kabupaten Sikka. Ini membuktikan bahwa KSP Kopdit Pintu Air sebenarnya telah sejak dulu menjalankan program Nawacita, yakni membangun dari pinggiran. Oleh karena itu, kehadiran Presiden Jokowi tentunya akan menjadi sebuah motivasi tersendiri bagi KSP Kopdit Pintu Air untuk terus berkarya di seluruh Indonesia.
Lebih jauh, Yakobus juga melihat bahwa HUT ke-25 KSP Kopdit Pintu air memiliki pertalian yang unik dengan HUT RI dan juga HUT BRI yang adalah almamaternya.
“Di tahun yang sama ketika KSP Kopdit Pintu Air merayakan HUT ke-25, negara kita Indonesia merayakan HUT ke-75, dan BRI dimana saya banyak menimba ilmu merayakan HUT ke-125 tahun. Ini merupakan sebuah kebetulan yang luar biasa, semacam ada sebuah pertalian yang luar biasa,” ungkapnya.
Oleh karenanya, Ia berharap agar perayaan HUT tersebut menjadi moment refleksi sekaligus motivasi bagi seluruh anggota KSP Kopdit Pintu Air untuk terus berjuang dengan berbagai potensi yang dimiliki oleh mereka, baik itu sebagai petani, nelayan, buruh atau juga peternak. Ia juga berharap agar berbagai hal yang telah direncanakan demi menyukseskan perayaan HUT ke-25 KSP Kopdit Pintu Air dapat berjalan dengan baik sesuai apa yang diharapkan. (*/red)
Baca Juga: Menteri PPPA Apresiasi Penanganan Terpadu Bencana di 3 Provinsi

