medikastar.id – Pernyataan dari salah satu Komisioner KPAI, Sitti Hikmawatty, yang mengatakan bahwa wanita bisa hamil jika berenang bersama pria di kolam renang menjadi viral dalam beberapa hari ini. Pernyataan tersebut memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Ada yang mengkritik, ada pula yang membuatnya sebagai kelakar.
Hal ini dikarenakan untuk sampai pada tahap kehamilan, diperlukan proses yang tidak sesederhana berenang bersama di kolam renang. Agar dapat melahirkan seorang anak, salah satu hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah proses fertilisasi. Selain itu, dalam proses tersebut, ada juga hal-hal penting lain yang berhubungan dengan proses fertilisasi.
Terjadinya suatu kehamilan membutuhkan sel telur dari wanita yang dibuahi oleh sel sperma dari pria. Kedua sel tersebut dapat dihasilkan ketika manusia sudah berusia dewasa (telah mengalami mimpi basah dan menstruasi). Agar proses pembuahan bisa terjadi, sel sperma harus masuk ke dalam organ reproduksi wanita melalui hubungan seksual.
Pertanyaannya, apakah wanita bisa hamil jika berenang bersama pria di kolam renang? Jawabannya adalah bisa, jika terjadi hubungan seksual yang membuat sel sperma dapat masuk melalui vagina wanita.
Lantas, bagaimana jika pria mengeluarkan sel sperma pada kolam renang? Apakah hal tersebut bisa membuat wanita hamil? Jawabannya adalah tidak bisa. Sel sperma dapat hidup diluar tubuh dalam waktu yang singkat dan dalam kondisi yang baik. Namun, hal tersebut tidak berlaku di dalam air.
Alasannya adalah saat berada dalam air seperti kolam renang, sel sperma akan terpencar dan terpisah dari cairan pelindung mereka. Selain itu, sangat tidak mungkin bagi banyak air yang mengandung sel sperma untuk dapat masuk melalui vagina.

Jadi, faktor yang memungkinkan terjadinya kehamilan adalah melalui hubungan seksual atau bayi tabung. Saat berhubungan seksual, pria akan mengalami ejakulasi dan mengeluarkan sel sperma. Sekali ejakulasi, pria dapat menghasilkan 120 juta sel sperma per 1 mL cairan mani.
Sel sperma dan sel telur yang dapat menghasilkan anak adalah sel yang telah melewati proses pematangan. Sel sperma dimatangkan di epididimis sebelumnya agar memiliki “modal” untuk membuahi sel telur. Namun, pada akhirnya hanya satu sel sperma terbaik saja yang bisa membuahi sel telur.
Sel telur melalui proses pematangan di ovarium dan menghasilkan hanya satu sel telur matang yang bertahan. Selanjutnya, sel telur tersebut akan dilepas dari ovarium ke tuba fallopi. Sel telur akan tetap di situ dan menunggu sel sperma untuk membuahinya. Sel telur yang telah matang akan membuat hormon estrogen terangsang untuk membentuk lapisan rahim sebagai tempat tumbuhnya janin.
Selama proses penyelaman sel sperma dalam organ reproduksi wanita, sperma akan menyesuaikan diri dengan rahim. Caranya adalah dengan melepaskan selubung glikoprotein. Dengan begitu, sel sperma akan bertahan dalam rahim sampai bertemu sel telur.
Sel sperma yang telah sampai pada sel telur akan mengalami beberapa proses dan reaksi. Proses tersebut akan membuat sel sperma terbaik atau yang cocok bisa masuk ke dalam sitoplasma sel telur. Selanjutnya proses pembuahan akan terjadi dan menghasilkan embrio hingga menjadi janin.
Terdapat juga beberapa hal yang berhubungan dengan proses fertilisasi. Hal tersebut antara lain periode menstruasi, kesehatan tubuh dan organ reproduksi yang terjaga, mengonsumsi makanan yang sehat, hingga usia yang tepat untuk hamil dan memiliki anak.
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut, kehamilan yang terjadi dapat direncanakan dan anak yang dilahirkan nanti akan bertumbuh dengan sehat. Selain itu, pasangan usia subur atau orang dewasa juga perlu mempelajari dengan baik mengenai kesehatan organ reproduksinya dan proses kehamilan.
Informasi seperti itu dapat diperoleh dari sumber yang terpercaya atau konsultasi bersama tenaga kesehatan seperti dokter. Dengan mempelajari hal tersebut, maka orang-orang dapat mempersiapkan kehamilan dengan baik dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak benar. (har)
Baca juga: Daniel Aluman: Pertanian Terintegrasi Membawa Perubahaan Besar

