Di Balik Fenomena Tik-Tok: Menari itu Menyehatkan

medikastar.id – Aplikasi Tik-tok sedang menjadi suatu fenomena tersendiri di kalangan masyarakat. Aplikasi untuk membuat konten video ini banyak digemari orang-orang, khususnya anak muda. Salah satu konten video yang paling sering dibuat adalah video tarian sambil diiringi lagu atau musik. Cara menggunakannya adalah memutar judul musik pada aplikasi tersebut, lalu dilanjutkan dengan gerakan tarian.

Menari yang umumnya hanya dilakukan pada pertunjukan seni budaya, lomba, sampai pertunjukan televisi, kini dapat dilakukan kapan saja dan dimana saja. Bahkan video tarian tersebut dapat dibagikan pada media sosial. Selain sebagai hiburan yang menyenangkan, menari juga memiliki manfaat bagi kesehatan. Jika dilakukan dengan rutin, menari dapat mendatangkan dampak baik untuk fisik dan mental seseorang.

Secara umum, tarian tergolong atas dua jenis yakni tarian tradisional dan tarian modern. Keduanya memiliki ciri khas tersendiri. Biasanya kedua jenis tarian ini bisa dibedakan dari jenis musik, kostum, serta waktu dan tempat pertunjukannya.

Untuk menjadi ahli dalam tarian, seseorang perlu berlatih dengan tekun. Sedangkan, untuk hiburan dan kesehatan, seseorang hanya perlu berusaha melakukannya sesuai dengan kesenangan. Hal terpenting dari suatu tarian adalah gerakan fisik untuk menghasilkan tarian yang baik.

Gerakan fisik yang dilakukan dapat memberikan manfaat bagi kesehatan fisik dan mental. Jika kesehatan fisik dan mental terjaga dengan baik, maka seseorang akan memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan dapat menjalankan aktivitas dengan lancar.

Manfaat pertama dari tarian adalah meningkatkan kesehatan jantung. Seorang personal trainer menari bernama Leon Turetsky mengatakan bahwa semua bentuk gaya tarian dapat memacu kerja jantung. Dengan melakukan gerakan fisik yang berbeda-beda, denyut jantung akan terlatih dengan baik.

Tarian yang dilakukan akan melatih semua bagian tubuh. Tubuh yang terlatih dapat menciptakan peningkatan keseimbangan dan kekuatan tubuh. Hal tersebut bisa membuat tubuh mampu bekerja lebih baik dari biasanya.

Gerakan yang dilakukan dalam kehidupan sehari-hari seperti jalan kaki, naik tangga, hingga bersepeda dan treadmill akan melatih beberapa bagian tubuh. Akan tetapi menari dapat melatih seluruh bagian tubuh, termasuk tulang, sendi, hingga otot-otot.” Kata Jonathan Tylicki, seorang penari profesional dan direktur dari education for AKT.

Gerakan dari tarian juga akan membantu meningkatkan fleksibilitas dan mengurangi kekakuan tubuh. Fleksibilitas tubuh yang baik akan  mencegah rasa sakit atau nyeri saat melakukan gerakan tubuh. Gerakan tubuh tersebut seperti mengangkat beban dan menunduk.

Energi tubuh juga dapat ditingkatkan melalui aktivitas menari. Dalam penelitian yang dipublikasikan oleh The Scholarly Publishing and Academic Resources Coalition ditemukan bahwa program menari setiap minggu dapat meningkatkan tingkat kemampuan fisik dan level energi pada orang dewasa. Energi yang meningkat akan membuat seseorang tidak mudah mengalami kelelahan.

Menari juga terbukti dapat menurunkan berat badan. Sebuah study dalam Journal of Physiological Anthropology mengungkapkan bahwa berlatih tarian aerobik dapat membantu menurunkan berat badan. Hal ini tidak membutuhkan kekuatan yang terlalu besar seperti bersepeda atau joging.

Khusus untuk kesehatan mental, tarian dapat meningkatkan kemampuan kognitif. Para ahli mengungkapkan bahwa terdapat beberapa area dalam otak yang mengontrol memory dan skill. Saat seseorang menari, ia akan merencanakan dan mengatur gerakannya.

Aktivitas tersebut akan membantu memory dan skill seseorang terlatih. Dengan begitu, kemampuan daya ingat, berpikir kreatif, dan kemampuan untuk fokus bisa berfungsi dengan baik. Bahkan beberapa penelitian juga menemukan bahwa menari dapat membuat seseorang dapat berpikir lebih dewasa dan bijak dari orang seusianya.

Tarian yang dilakukan juga dapat menjaga atau mengembangkan kondisi emosional seseorang. Tarian akan membuat seseorang yang memiliki sifat pemalu menjadi lebih percaya diri. Selain itu, aktivitas fisik ini juga dapat meningkatkan mood baik seseorang. Stres dan depresi juga dapat dikurangi melalui tarian.

Jonathan Tylicki juga mengatakan bahwa gerakan tarian sangat ekspresif sehingga dapat membuat seseorang merasa bebas dan lepas dari beban yang ada. Dengan kepercayaan diri dan emosi yang terjaga, kehidupan sosial dari orang yang melakukan tarian juga akan berjalan dengan baik. Ia dapat melakukan interaksi orang lain dengan mudah.

Namun, seseorang juga perlu mempertimbangkan faktor umur serta kondisi fisik dan kesehatan untuk menentukan tarian yang ingin ia lakukan. Pertimbangan tersebut berguna agar tidak mendatangkan cidera dan efek negatif lain bagi tubuh.

Saat ini menari dapat dilakukan kapanpun, dimanapun, serta oleh siapa saja. Gerakan tarian yang hendak dilakukan juga dapat disesuaikan dengan kesukaan seseorang dan pertimbangan kondisi fisik.

Aktivitas fisik yang menyenangkan seperti tarian dapat membantu merawat kondisi fisik, mental, dan sosial seseorang. Jadi, jangan malu untuk menari karena menari itu menyehatkan. (har)

Baca juga: Viral “Wanita Berenang Bersama Pria Bisa Hamil”, Benarkah Demikian?