Kota Kupang, medikastar.id
Netizen khususnya pengguna media sosial Facebook di Kota Kupang dan sekitarnya Rabu (06/03/19) dihebohkan dengan postingan video dan foto tentang belatung dalam potongan ayam goreng. Diduga ayam goreng dalam foto dan video tersebut merupakan ayam goreng yang dijual di rumah makan makan sari bundo, Kota Kupang.
Video dan foto ini lantas menuai berbagai komentar netizen. Tidak hanya itu, video dan foto ini juga telah dibagikan sebanyak ratusan kali.
Terkait hal ini, Anthoni Iskandar, pemilik rumah makan padang Sari Bundo yang beralamatkan RT 18 RW 04 Kelurahan Manulai, Kecamatan Oebobo ini, mengakui secara terbuka bahwa video ayam goreng yang beredar luar di masyarakat memang benar terjadi di warung miliknya. Peristiwa itu terjadi pada pukul 04.00 WITA dinihari tadi.
Ia sendiri mengaku shock dengan kejadian yang terjadi ini. Pasalnya, sejak 2008 hingga 2019 dia membuka usaha tersebut, baru kali ini Ia mengalami kejadian ada belatung di ayam gorengnya.
“Usaha saya buka dari 2008 dan belum pernah terjadi kejadian seperti ini. Ini adalah yang pertama. Sebagai pemilik warung saya kaget karena tiba-tiba ada rame-rame di warung saya,” ujar Anthony.

Terkait kronologisnya, anthony mengaku tidak tahu menahu mengapa sampai ayam yang di akan itu bisa ada belatung.
“Saya buka 24 jam itu tetap saya awasi. Cuman tidak tahu; apa sumber awalnya dari ayam yang sebelum dimasak atau setelah dimasak. Bisa juga terjadi bila dihinggap sama lalat ijo, karena tai lalat ijo itu cepat berkembang dan bisa buat ayamnya berulat. Tapi setelah di cek dari sekian banyak ayam, hanya ayam yang dimakan itu saja yang berulat dan lainnya tidak berulat,” ungkapnya.
“Saya tidak pernah menyimpan ayam berhari-hari. Pagi ambil lalu goreng, terkadang ada yang habis dan tidak, dan yang tidak habis itu saya tidak jual lagi,” sambungnya.
Anthoni menjelaskan bahwa daging ayam yang Ia berasal dari pemasok ayam langganannya di pasar Oeba. Pemasok daging tersebut sudah bertahun-tahun bekerja sama dengan dirinya.
“Pasokan ayam ada langganan, dia jual ayam di pasar Oeba. Kita pesan 5 atau 10 baru dia potong dan setelah di sini baru kita kasih bersih,” tuturnya.
Anthony juga berjanji bahwa ke depan, bila usahanya terus berjalan, dirinya akan lebih berhati-hati lagi dalam mengawasi makanan Ia jual.
“Ke depan saya lebih berhati-hati terutama soal lauk pauk yang di masak di sini,” ujar Anthony.
Anthony juga mengutarakan bahwa dirinya siap menutup usahanya atas dasar keputusan pemerintah, bila terbukti pihaknya bersalah.
Sementara itu, netizen yang membuat video yang viral tersebut belum dapat dihubungi hingga saat ini. (*/YT)
Baca Juga: Jokowi Apresiasi Kerja-Kerja Sosial yang Memperhatikan Perempuan

