Kota Kupang, medikastar.id
Lagu “Bale Nagi” berdentang kala Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTT, Frans Lebu Raya dan Benny Alexander Litelnoni bersama rombongan memasuki GOR Oepoi Kupang, Jumat (13/07/18).
Lagu yang mengungkapkan kerinduan akan kampung halaman itu tak bisa membendung air mata Gubernur yang telah menahkodai NTT selama 10 Tahun tersebut. Lebu Raya lantas berderai air mata. Ratusan ASN lingkup pemprov NTT yang telah memenuhi GOR tersebut pun turut larut dalam haru.
GOR Oepoi menjadi tempat digelarnya acara syukur akhir masa jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi NTT, Frans Lebu Raya dan Benny Alexander Litelnoni. Secara resmi, masa jabatan keduanya akan berakhir pada Senin (16/07/18).
Hadir pada acara syukur tersebut, Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno beserta para anggota DPRD NTT lainnya. Kapolda NTT, Dandrem 161/Wira Sakti, Danlanud Kupang, dan Danlantamal pun turut hadir.
Hadir pula Kepala Kantor Perwakilan BI NTT, Kepala BIN NTT, serta Ketua Pengadilan Tinggi Kupang. Konsul Jenderal Republik Demokrasi Timor Leste, Kepala BPK NTT, Kakanwil Hukum dan HAM NTT, dan Kepala OJK NTT serta unsur Forkompinda NTT juga turut hadir. Nampak juga James Riady, Chairman Lippo Group.
“Ada waktu untuk memulai sebuah jabatan, ada waktu untuk mengakhiri sebuah jabatan. Jabatan gubernur dan wakil gubernur tetap ada, tetapi yang mengemban amanah rakyat sebagai gubernur dan wakil gubernur silih berganti, datang dan pergi,” ungkap Sekda Provinsi NTT, Benediktus Polo Maing.
Polo Maing dalam sambutannya menuturkan bahwa dalam masa jabatan Lebu Raya dan Benny Litelnoni, NTT terus mengalami perubahan. Sebagai pemimpin, keduanya memperoleh prestasi dalam berbagai hal.
“Ijinkan saya atas nama seluruh aparatur sipil negara tingkat provinsi NTT menyampaikan berlimpah terima kasih atas segala tuntunan dan bimbingan bapak berdua, (yang) dalam suasana persaudaraan membangun daerah ini,” tuturnya.
Ketua DPRD Provinsi NTT, Anwar Pua Geno dalam sambutannya juga mengungkapkan sejumlah keberhasilan dan prestasi Lebu Raya dalam membangun NTT selama masa jabatannya. Sejumlah besar kemajuan di berbagai bidang, terang Pua Geno, telah dirasakan oleh masyarakat NTT.
“Bahwa Provinsi NTT kita telah mengalami perubahan dan kemajuan di berbagai bidang dan semuanya sudah dirasakan oleh masyarakat,” tuturnya.
“Di bidang kesehatan, pelaksanaan revolusi kesehatan ibu dan anak menunjukan keberhasilan yang positif. Semakin bertambahnya rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, balai pengobatan, puskesdes, dan posyandu. Juga semakin tingginya usia harapan hidup,” terang Pua Geno.
Pua Geno pun memberikan apresiasi atas perjuangan dan jasa Lebu Raya serta Benny Litelnoni selama memimpin NTT. Apresiasi juga diberikan kepada Lusia Adinda Lebu Raya dan Fransiska Litelnoni yang senantiasa setia mendampingi Gubernur dan Wakil Gubernur NTT tersebut.
Pantauan Medika Star, acara syukur ini berlangsung dalam suasana penuh persaudaraan. Andmesh Kamaleng, Juara Rising Star Indonesia 2016 pun turut hadir mempersembahkan sebuah lagu berbahasa Larantuka, karya Tonny Pereira dan Elmondo Da Silva, “Game-Game.”
No e…. no e…
Inga pesan ema mo pa
Kalau so bae di tana orang,
Jangan lupa bale
No e…. no e…
Ema minta no bale serewi nagi
Bua bae kaka ade no sendiri…
Demikian petikan syair lagu yang dinyanyikan Andmesh Kamaleng. Lebu Raya, sekali lagi berderai air mata. (Jef)
Baca Juga : Yakobus Jano; “Orang yang Ingin Sukses Harus Sehat”

