Berlangsung Selama 200 Jam Pelajaran, PKW Tais Pewarna Alam 2023 Resmi Dibuka Bupati Belu

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin membuka secara langsung Kegiatan Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) “Tais Pewarna Alam” Tahun 2023 pada Jumad (20/10/23) di aula Gedung Betelalenok.

Pada kesempatan itu, dalam sambutannya dr. Agustinus Taolin menngungkapkan bahwa kegiatan tersebut sangat penting dilakukan demi meningkatkan kualitas dari hasil tetunan yang ada di Belu. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kerjasama dengan kementerian pendidikan kebudayaan riset dan teknologi.


“Hari ini kita tidak berbicara petani atau penenun hanya sebatas petani dan penenun saja tetapi kelasnya sudah naik menjadi wirausaha yang sudah memiliki konsep memikirkan dari hulu ke hilir, termasuk proses di dalamnya. Artinya bahwa dia sudah mulai memperhatikan tenunan mulai dari kualitas bahannya, prosesnya, jaringan , distribusi dan proses pemasarannya sampai dia memikirkan hasilnya,” ungkap dr. Agus.


Ia kemudian mengatakan bahwa untuk menunjang hal-hal tersebut maka dalam kesempatan itu juga telah dihadirkan para narasumber yang kompeten yang siap memberikan ilmu bagi para peserta kegiatan. Oleh karena itu, Ia mengharapkan agar kegiatan seperti ini tidak hanya berhenti pada tahapan tersebut melainkan akan terus dilakukan ke depannya demi menciptakan lapangan kerja dan menambah kesejahteraan para penenun.


“Saya telah memikirkan, kita akan mencari tempat untuk workshop pelatihan dengan memanfaatkan gedung-gedung kosong yang bisa kita pakai untuk taruh bahan dan alat serta untuk pelatihan sehingga berkesinambungan. Dan yang sudah mengikuti kegiatan ini hasil karyanya akan dipamerkan dimana saja ada kegiatan,” ungkap dr. Agus.


Sementara itu Ketua Dekranasda Kabupaten Belu dalam laporan panitia juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan hasil kerja sama Dekranasda Kabupaten Belu dengan Dekranasda Provinsi NTT, Dekranas Pusat dan Direktorat Kursus dan Pelatihan, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia.


”Kegiatan ini akan dilaksanakan mulai hari Senin, tanggal 23 Oktober 2023 sampai dengan tanggal 02 Desember 2023 atau selama 200 Jam Pelajaran. Dilaksanakan pada hari Senin sampai Sabtu. Hari minggu dan hari libur tidak ada kegiatan. Kegiatan dimulai pukul 08:00 sampai pukul 15:00 wita,” ungkap Freny.


Ia juga menjelaskan bahwa jumlah peserta yang mengikuti kegiatan ini sebanyak 30 (tiga puluh) orang perempuan, berusia 15 sampai 25 Tahun, putus sekolah atau lulus SMA/SMU dan tidak melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi.


”Peserta yang selesai mengikuti pelatihan ini akan diberi modal usaha dalam bentuk barang sesuai Juknis Program PKW. Pasca Pelatihan, Dekranasda Belu akan melakukan pendampingan selama 1 (satu) bulan terhitung mulai tanggal selesai kegiatan PKW ini,” jelas Freny. (*)