Bonita Hadir Selamatkan Masyarakat yang Tak Tersentuh JKN-KIS

Maumere, medikastar.id

Data BPJS Kesehatan menunjukan bahwa jumlah masyarakat Indonesia yang telah mengikuti Program JKN-KIS  sudah  mencapai 180 juta jiwa atau lebih dari 70 persen. Data tersebut menunjukan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia di berbagai penjuru Nusantara belum tercover dalam program tersebut. Salah satunya termasuk masyarakat Indonesia di  Desa Nita Kecamatan Nita,  Kabupaten Sikka, NTT.

Berangkat dari hal tersebut, Rumah Desa Nita (Pemerintah Desa Nita) terus berupaya dan berinovasi agar masyarakat yang belum tercover JKN-KIS dapat terbantu. Bonita (Balai Obat Desa Nita) menjadi salah satunya Inovasinya.

Kepala Desa Nita Antonius B. Luju ditemui medikastar.id, Rabu (21/11/2018) di rumah Bonita membenarkan hal tersebut.

“Bonita ada untuk membantu masyarakat  desa Nita, terlebih mereka yang belum tercover program JKN-KIS,” ungkapnya.

Balai Obat tersebut berada di bawah pengawasan petugas kesehatan desa dan tenaga Farmasi tingkat Puskesmas Nita,  Kabupaten Sikka.

Dikatakan Antonius,  balai  obat yang ada sudah dimulai sejak setahun yang lalu.

Pada kesempatan yang sama, Bidan Desa Yasinta Fransiska Pareira yang bertugas saat itu kepada Medika Star melengkapi apa yang  telah disampaikan oleh Kepala Desa.

Terkait teknis pelayanan yang digunakan, Ika mengungkapkan bahwa pihaknya lewat Bonita memberi  subsidi pembelian obat kepada masyarakat.

“Bonita ada untuk membantu masyarakat desa Nita dengan subsisdi dari Rumah Desa Nita sebesar 50 persen,” jelas Ika Pareira.

Tak hanya itu, pihak Rumah Desa Nita juga melakukan pelayanan dan pemeriksaan kesehatan secara gratis kepada masyarakat. Pelayanan dimaksud di antaranya adalah pelayanan bayi-balita, pelayanan bagi lanjut usia, dan lain sebagainya.

“Selain Bonita, kita juga ada pelayanan untuk ibu hamil, Bayi-Balita, Lansia, pemeriksaan kesehatan masyarakat secara  gratis. Juga Posyandu sebagaimana biasanya,” jelas Ika.

Ika melanjutkan bahwa pemeriksaan kesehatan yang ada berupa pemeriksaan kolesterol, gula darah, pemerikaan HB, dan lain-lain.

Informasi yang didapatkan Medika Star, terdapat enam tenaga kesehatan yang bertugas di Pusat Kesehatan Desa NITA dan Bonita. Dari keenam orang tersebut, terdapat satu orang perawat, sementara lima lainnya adalah Bidan Desa. Dari kelima Bidan Desa tersebut, empat  Bidan desa dibiayai oleh pihak Rumah Desa Nita.

Ika menginformaikan bahwa hingga saat ini, pengunjung di Pusat Kesehatan Desa dan Bonita seharian bisa mencapai puluhan pengunjung. Ika Mengaku bahwa Bonita dan Pusat Kesehatan Desa sangat membantu mayarakat Desa Nita. (DM)

Baca Juga : Jalan Penghubung 2 Desa di TTU Rusak Berat