Betun, medikastar.id
Gubernur NTT, Viktor B. Laiskodat saat membuka dengan resmi Kompetisi sepak bola El Tari Memorial Cup (ETMC) 2019 di Malaka meminta para atlit dan penyelenggara untuk menjaga sportivitas permainan. Ia juga menghimbau para atlit agar siap mengakui kelemahan dan kekurangan diri serta siap mengakui kemampuan dan keahlian lawan. Dirinya bahkan menegaskan agar tim yang membuat keributan untuk tidak ikut dalam kontestasi yang beradab tersebut.
Pembukaan turnamen ETMC 2019 di Malaka ini digelar secara meriah dengan suguhan tarian Bidu Lalok dan Likurai yang dibawakan ratusan muda-mudi Malaka. Konfigurasi tarian tradisional Likurai ini dibuat membentuk formasi lingkaran Olimpiade, bertuliskan ETMC 2019 Malaka.
“Terima kasih kepada anak-anak yang sudah menari dengan sangat indah, menunjukkan kualitas sebuah peradaban. Ini bicara tentang peradaban, kualitas pelayanan, runtutan cara pikir dan kecerdasan orang-orang yang ada di tempat ini,” puji Viktor.
Selain memuji para penari, di kesempatan yang sama, atas nama pemerintah dan segenap masyarakat NTT, Viktor juga menyampaikan kebanggaan dan penghargaannya kepada Bupati dan seluruh masyarakat Malaka yang telah bersedia menjadi tuan rumah ETMC 2019.
Sementara itu, Bupati Malaka, dr.Stefanus Bria Seran,M.PH dalam sekapur sirihnya meminta penilaian yang obyektif untuk penyelenggaraan turnamen yang mereka buat. Dirinya berharap agar Malaka dapat menjadi tuan rumah lagi pada pertandingan-pertandingan lainnya.
Di moment yang sama, Ketua Asosiasi PSSI Provinsi NTT, Drs.Frans Lebu Raya dalam sambutannya menyebutkan sulitnya mencetak kesebelasan yang tangguh. Menurutnya, kebanyakan pemain kita baru memiliki keterampilan individu, belum sebagai tim.
“Tahun 2020 akan diadakan Suratim Cup di Belu, 2021 di Lembata. Untuk ETMC tahun 2021 akan diselenggarakan di Flores Timur dan 2023 di Rote Ndao,” sebut Frans agar dipersiapkan.
ETMC 2019 ini diikuti oleh 21 tim dari 19 Kabupaten dan 2 klub sepak bola, yaitu Bintang Timur Atambua (BTA) dan Putra Oesao, Kabupaten Kupang. Kompetisi ini akan berlangsung selama 20 hari, hingga tanggal 24 Juli 2019 mendatang.
Usai acara pembukaan, langsung digelar pertandingan perdana antara tuan rumah Malaka, berhadapan dengan PS Kabupaten Kupang. (*/ Biro Humas dan Protokol NTT/red)
Baca Juga: Gandeng PERSI & PERDATIN, UPT Latnakes Gelar Workshop Early Warning System-Code Blue

