Cegah DBD, Dinkes Matim Imbau Masyarakat Jaga Kebersihan Lingkungan

Borong, medikastar.id

Musim hujan sudah tiba. Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Manggarai Timur mengimbau masyarakat mengantisipasi munculnya penyakit demam berdarah dengue (DBD). Sebab di musim hujan biasanya terjadi peningkatan kasus DBD.

Kepala Bidang P2P Dinkes Kabupaten Manggarai Timur Regina Malon pada Senin (12/11/2018), menjelaskan, imbauan dijalankan melalui Posyandu dan Puskesmas. “Teman-teman yang ada di Puskesmas dan Posyandu kami sarankan untuk lakukan penyuluhan pada pagi hari sebelum jam pelayanan,” ungkap Regina.

Imbauan untuk menjaga kebersihan lingkungan, menurut Regina dilakukan dengan 3M.  3M yang dimaksud adalah menguras, menutup dan mengubur atau membakar. Menguras artinya membersihkan bak penampung air minimal seminggu sekali. Diikuti tindakan menutup segala tempat penampung air.

Selanjutnya barang bekas yang tidak terpakai harus dikubur atau dibakar sehingga tidak menjadi tempat berkembang biak nyamuk. “Dengan itu penyakit DBD dan malaria bisa jauh dan tidak mudah menyerang masyarakat,” kata Regina.

Ia menjelaskan, jika ada kasus DBD, pihak puskesmas harus segera melaporkan kasus tersebut ke dinas kesehatan. “Itu kan kasusnya dua puluh empat jam. Jadi begitu ada kasus mereka langsung lapor. Kemudian mereka ke lapangan. Dari lapangan mereka harus wajib laporkan ke dinas kesehatan  supaya kami dari pihak dinas turun untuk melakukan fogging,” jelasnya.

Peran Desa

Regina menjelaskan, langkah antisipasi dapat dilakukan dalam koordinasi dengan pemerintah desa. Jika desa sudah berkoordinasi dengan pihak Dinkes, maka akan dikeluarkan surat pemberitahuan kepada masyarakat. Masyarakat kemudian bersiap untuk proses fogging.

Lebih dari itu, menurut Regina, desa juga harus tetap memperhatikan kebersihan lingkungan. Karena menurutnya, fogging hanya bisa membunuh nyamuk dewasa. “Jika lingkungan itu tidak terjaga dengan baik ya sama saja. Nanti penyakitnya akan muncul lagi,” ujarnya.

Karena itu, ia juga meminta kepala desa bersama kader-kadernya juga harus betul-betul memperhatikan kebersihan lingkungan.

Menurut data Dinkes Manggarai Timur, kasus DBD dan malaria dari bulan Januari sampai saat ini terbanyak ada di Kecamatan Borong. Jumlah penderitanya sebanyak 6 orang. (Mull)

Baca juga: Ulang Tahun THS-THM dan Peringatan Hari Pahlawan