dr. Unedo: “Ini Bukan Sekedar Seminar dan Symposium”

Labuan Bajo, Medika Star.com

Kegiatan akbar dua tahunan yang dilakukan oleh HOGI (Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia) atau INASGO (Indonesian Society Of Gynecologic Oncology) ini diikuti oleh ratusan Dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Tercatat enam puluh tujuh anggota konsultan onkologi hadir dalam kegiatan ini. Hadir pula seratus enam puluh ahli kandungan, ratusan dokter umum serta bidan.

Bahkan, kegiatan 8th The Indonesian Society Of Gynecologic Oncology Biennial Meeting ini dihadiri oleh President of ICGS (International Gynecological Cancer Society), Prof. Dr. dr. Michael Quinn beserta tim.

Kegiatan yang berlangsung sejak Kamis (05/07/18) ini dilaksanakan di dua tempat yang berbeda. Jayakarta Hotel dan RS Siloam Labuan Bajo menjadi pilihan INASGO. Jayakarta Hotel merupakan tempat berlangsungnya  symposium dan pertemuan yang diikuti oleh HOGI (Himpunan Onkologi dan Ginekologi Indonesia) serta POGI (Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia).

Sementara itu, di RS Siloam Labuan Bajo dilakukan seminar yang diikuti oleh ratusan Dokter Umum dan Bidan.

Seminar di dua tempat yang berbeda ini mendapatkan dukungan dan apresiasi dari banyak pihak. Pembukaan kegiatan seminar ini dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Propinsi NTT, drg. Dominikus M. Mere, M.Kes, Wakil Bupati Manggarai Barat, Maria Geong, Kadis Kesehatan Manggarai Barat, dr. Imaculata Veronika Dejelulut, Direktur RS Siloam Labuan Bajo, dr. Hermas Irawan, dan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Komodo, drg. Mikael Yaman.

“Kegiatan ini sangat penting bagi peningkatan kesehatan Ibu, deteksi dini kanker serviks, dan pencegahan penyakit-penyakit kandungan, seperti miom, kista, dan sebagainya,” ungkap dr. Unedo Hence Markus Sihombing, SpOG (K).

dr. Unedo selaku ketua panitia mengaku sangat senang bahwa kegiatan ini didukung oleh pemerintah dan pihak-pihak lain, termasuk Organisasi Profesi IDI (Ikatan Dokter Indonesia) dan IBI (Ikatan Bidan Indonesia).

Pihak pemerintah sangat bersyukur bahwa NTT, khususnya Labuan Bajo, menjadi tuan rumah bagi berlangsungnya kegiatan berskala internasional ini.

Selama dua hari berlangsungnya kegiatan symposium dan pertemuan ini, banyak kesan yang disampaikan oleh peserta. Salah seorang peserta yang sempat diwawancarai oleh Medika Star, Dr. dr. Tofan Widya Utami, SpOG (K) berkata, “Saya berterima kasih kepada ketua panitia dan semua tim yang telah menyukseskan kegiatan ini. Saya sendiri merasa sangat antusias dan senang sebab banyak sekali rangkaian acara selain seminar.”

Dirinya juga mengatakan bahwa suasana alam Labuan bajo sangat indah. Ia pun berharap kegiatan-kegiatan seperti di atas bisa sering dilakukan di Labuan Bajo.

Setelah acara makan malam bersama pada hari pertama, peserta disuguhkan tarian serta lagu tradisional khas NTT. Dari pantauan Medika Star, peserta kegiatan sangat menyukai tarian-tarian NTT, seperti Ja’i, dan sebagainya.

“Hal ini bertujuan untuk memperkenalkan kekayaan budaya NTT ke semua peserta,” ungkap dr. Unedo.

Sesi pertama kegiatan telah selesai pada hari ini, Jumat (06/07/18). Sesi kedua akan dilanjutkan dengan tour ke Pulau Komodo, Rinca, dan Pulau Padar yang akan berlangsung pada hari Sabtu (07/07/18). 

“Kegiatan ini bukan hanya seminar dan symposium, tetapi lebih dari itu,” tutur dr. Unedo.(Red)

Baca Juga: Tenun Khas NTT Tarik Perhatian para Dokter dan Bidan Peserta INASGO Biennial Meeting