Depok, medikastar.id
Kementerian Kesehatan RI turut berduka cita atas meninggalnya dokter Ibnu Hantoro, salah satu korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Dokter Ibnu merupakan peserta Wajib Dokter Kerja Spesialis (WKDS) yang ditempatkan di Provinsi Bangka Belitung.
Rabu (07/11/18), Kementerian Kesehatan menyerahkan jenazah dokter Ibu kepada orang tua di rumah duka di Depok, Jawa Barat. Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Badan PPSDMK Kemenkes, Usman Sumantri.
Di kesempatan tersebut, seusai mengikuti shalat jenazah, Usman menyampaikan ucapan turut berduka dari Menteri Kesehatan sekaligus menjadi santunan atau uang duka kepada orang tua atau ahli waris.
Usman menjelaskan bahwa dokter Ibnu merupakan peserta WKDS angkatan IV dengan masa kontrak satu tahun terhitung sejak Februari 2018. dokter Ibnu sendiri sebenarnya sudah berstatus sebagai dokter di RS Kanker Dharmais milik Kementerian Kesehatan.
“Dokter Ibnu sangat baik prestasinya dalam melayani masyarakat. Semoga beliau mendapat pahala yang setimpal dengan pengabdiannya selama ini,” tutur Usman.
Dokter Ibnu baru saja lulus sebagai seorang internist dari FKUI. Final papernya menghasilkan dua artikel terpublikasi di jurnal internasional terindeks di Pubmed: Acta Medica Indonesiana dan Journsl Health and Quality of Life Outcomes (Grup BioMed Central).
Jenazah dokter Ibnu sendiri teridentifikasi bersama dengan 17 jenazah lainnya pada Selasa (06/11/18). Ia wafat meninggalkan istrinya, seorang dokter Spesialis Rehabilitasi Medis dan dua orang anaknya yang masih kecil. (*/sehatnegeriku.kemkes/red)
Baca Juga : Rumah Sahabat Perempuan dan Anak Pertama di Indonesia Diresmikan

