Kota Kupang, medikastar.id
Di usianya yang masih belia (10 tahun), Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang kembali melahirkan sejumlah dokter baru. Kali ini, dokter baru yang lahir dari rahim almamater ini berjumlah 15 orang. Selasa (16/10/18), digelar pelantikan dan pengambilan sumpah bagi 15 dokter baru tersebut.
Bertempat di Aula Lantai III Gedung Rektorat Undana, Jl Adisucipto Penfui, Kota Kupang, ke-15 dokter baru ini dilantik dan diangkat sumpahnya oleh Dekan FK Undana, dr. S.M.J. Koamesah, MMR., MMPK. Hadir pada saat itu, Rektor Undana Kupang, Prof. Dr. Fred Benu. SE., MSc dan juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Undana, Dr. drh. Maxs. U. E. Sanam, M.Sc.
Hadir pula Senat FK Undana, Dekan Fakultas Perikanan Undana, dan juga mantan Dekan FK Undana, dr. Heru Cahyono. Nampak juga keluarga dan sahabat dari para dokter yang dilantik.
dr. S.M.J. Koamesah, MMR., MMPK, Dekan FK Undana dalam kata sambutannya mengatakan bahwa setiap tahun FK Undana berhasil melantik para dokter barunya. Pelantikan kali ini sungguh luar biasa, karena pada Usia ke-10 tahun, FK Undana bisa menghasilkan 15 dokter dengan nilai kelulusan terbaik.
“Saya bangga karena di ujian kali ini, dari 12 calon dokter yang mengikuti ujian, 11 di antaranya berhasil lulus. 5 orang dari dokter baru, lulus dengan predikat A dengan nilai rata-rata di atas 80,” ujar dr. bobby Koamesah.
Ia kemudian menjelaskan bahwa masuk ke FK Undana bukan merupakan hal yang mudah. Tidak hanya proses masuk ke FK Undana, proses yang dilalui selama masa kuliah juga cukup sulit, apalagi untuk mencapai akhir dan keluar sebagai dokter.
dr. Bobby mengatakan bahwa selain karena biaya yang cukup besar, kompetisi di FK Undana juga sangat ketat. Proses belajarnya sangat menyita waktu.
“Mereka memikul tanggung jawab yang luar biasa besarnya. Tidak hanya itu, mereka juga diancam oleh sistem, yaitu 2 evaluasi besar dimana 2 evaluasi ini sangat menentukan proses studi,” tuturnya.
Namun, terkait biaya yang cukup besar, dirinya memaparkan bahwa sebagian besar mahasiswa FK Undana diupayakan untuk memperoleh beasiswa. Dengan demikian, mahasiswa diringankan dalam urusan biaya.
“Jalani profesi dan jadilah dokter yang memiliki kehidupan yang seimbang. Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancarnya kehidupan,” nasihat dr. Bobby Koamesah kepada para dokter baru tersebut.
Pada moment yang sama, Rektor Undana, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si, Ph.D menegaskan bahwa pihaknya akan terus berupaya memperbaiki infrastruktur pelayanan pendidikan di FK Undana sesuai dengan kebutuhan, kepentingan dan prioritas pelayanan.
“Terimakasih atas dukungan dari semua pihak yang turut serta membangun Undana. Nama baik Undana akan selalu melekat di dadamu, di manapun kamu berpijak,” tuturnya.
Terpantau, acara tersebut berlangsung meriah. Nampak para Mahasiswa FK Undana juga menyumbangkan beberapa lantunan lagu dalam moment bahagia tersebut. (*/fit/red)
Baca Juga : Begini Kata Wagub NTT Saat Lepas Pengungsi Luar Negeri ke Tanjung Pinang

