Kota Kupang, medikastar.id
Gerakan Mahasiswa Adonara Barat (Gemadora) Kupang menyelenggarakan Perekrutan Anggota Baru (PAB) angkatan ke-2. Kegiatan yang mengusung tema “Pupu Ta’an Getan, Puin Ta’an Gole, Tai Gelekat” itu dilaksanakan di aula Yayasan Peduli Sesama (Sanlima) Penfui Kupang, Kamis (31/10) sampai Sabtu (2/11).
Ketua Panitia Pelaksana PAB Gemadora 2019, Ignasius Pati, mengatakan bahwa jumlah anggota baru yang sudah mendaftarkan diri sebanyak 20-an orang. Ia berharap para anggota baru yang sudah mendaftar bisa mengikuti kegiatan Gemadora selanjutnya sehingga organisasi tersebut terus berkembang.
“Semuanya kembali pada spirit dalam diri, kemauan untuk berorganisasi secara khusus kecintaan akan eksistensi, perkembangan dan kemajuan Gemadora. Sedikit atau banyak mahasiswa yang hadir tidak jadi masalah, kegiatan PAB tetap dilaksanakan. Kuantitas juga penting tetapi lebih penting kualitas,“ jelas mahasiswa FKIP Bahasa Inggris Undana Kupang ini.

Dalam kegiatan pembukaan PAB Kamis (31/10) malam, Ketua Umum Gemadora Kupang Periode 2018/2019, Arnoldus Ola Ama, menegaskan pentingnya pelaksanaan kegiatan PAB. Menurutnya, PAB pertama ini merupakan peletak dasar untuk regenerasi dan kaderisasi pemegang tongkat estafet selanjutanya di Gemadora Kupang.
Ia juga mengharapkan agar mahasiswa baru yang masuk di organisasi Gemadora bersama-sama belajar untuk menjadi kader organisasi yang berkualitas, berpribadian baik, militan dan berintegritas pada spirit dan filosofi dari visi dan misi Gemadora.
Ketua Dewan Penasihat Gemadora, Yohanes Sason Helan, dalam sambutannya mengimbau kepada civitas Gemadora untuk terus mengasah wawasan, pengetahuan, dan kepribadian untuk menjadi kader yang berkualitas. Tiap anggota organisasi dituntut untuk pintar mengatur waktu antara perkulihan dan kegiatan berorganisasi.
Menurutnya, baik perkuliahaan maupun organisasi memiliki manfaat yang urgen tapi harus mempunyai porsi yang berbeda. Porsi yang paling besar adalah perkuliahan. Jangan sampai persoalan kesibukan organisasi menyebabkan perkuliahan mahasiswa yang bersangkutan tidak berjalan semestinya bahkan harus mati di tengah jalan.
“Mari kita belajar berproses dalam organisasi. Berproses menjadi mahasiswa-mahasiswi yang kreatif, berintektual mumpuni, berkepribadian baik yang siap menjadi agen perubahan dan pembangunan dalam masyarakat. Berjuanglah belajar dari hal-hal yang terbatas, kecil bahkan kotor,“ pungkas Sason Helan.

Acara pembuka PAB dihadiri juga beberapa undangan antara lain para senior dan orang tua Gemadora, OKP Kemah Solor, OKP Permata dan beberapa tamu undangan lainnya.
Piter Kelen dalam sambutan mewakili OKP, utusan Aktivitas Pendalaman Iman (API) Reinha Rosari Mahasiswa Katolik Diosesan Larantuka Kupang, memberikan apresiasi kepada Gemadora Kupang yang antusias melakukan pembinaan di kehidupan organisasi. Organisasi seperti Gemadora, lanjutnya, merupakan wadah pembelajaran mahasiswa di luar dunia akademik.
“Kita harus mampu keluar dari zona nyaman. Orang Muda harus menjadi garda terdepan menjawabi tuntutan dan mampu mengkritisi secara bijak segala fenomena ketidakadilan dan ketidakbenaran yang melilit dan menjadi keresahan masyarakat NTT pada umumnya dan masyarakat Flores Timur pada khususnya,“ tegas Mantan Ketua Umum Ikatan Pelajar Mahasiwa Tanjung Bunga (IMAPEL-TB) Kupang periode 2017/2018 itu.
Selama tiga hari ini para peserta kegiatan PAB akan disuguhkan beberapa materi terkait kehidupan organisasi dan kepribadian, antara lain Selayang Pandang Gemadora, Pengenalan Diri, Motivasi Berorganisasi, Managemen Oranisasi, Kesetariatan, Public Speaking, Demonstrasi Rapat, dan Lomba Singa Podium. (IW/EL)

