Jelang Natal dan Tahun Baru, NTT Mengalami Inflasi

Kota Kupang, medikastar.id

Menjelang akhir tahun 2018, dimana akan ada perayaan Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 0,82 persen.

“November 2018, Nusa Tenggara Timur mengalami inflasi sebesar 0,82 persen dengan Indeks  Harga  Konsumen  (IHK) sebesar 132,26. Kota Kupang mengalami inflasi sebesar 0,87 persen sedangkan Kota Maumere juga mengalami inflasi sebesar 0,48 persen.” Demikian penjelasan Kepala BPS NTT, Maritje Pattiwailapia, S.H, M.Si kepada awak media, Senin (01/12/18).

Dijelaskan bahwa inflasi November 2018 di Nusa Tenggara Timur terjadi karena adanya kenaikan indeks harga pada 6 kelompok pengeluaran. Dalam hal ini, kelompok transpor mengalami kenaikan terbesar, yaitu sebesar 3,52 persen dan kelompok bahan makanan sebesar 0,40 persen.

Ketika disinggung mengenai kemungkinan inflasi di bulan Desember 2018, Maritje menjelaskan bahwa BPS tidak memprediksi inflasi namun BPS memotret inflasi. Akan tetapi, berdasarkan data yang dipotret saat ini dibandingkan dengan kondisi tahun yang lalu, ditakutkan akan adanya kenaikan harga di bulan Desember ini.

Secara nasional, 70 kota di Indonesia mengalami inflasi dan 12 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 2,05 persen dan terendah terjadi di Kota Balikpapan sebesar 0,01 persen.

“Deflasi terbesar terjadi di Kota Medan sebesar 0,64 persen dan terendah di Kota Pematang Siantar dan Pangkal Pinang sebesar 0,01 persen,” tuturnya. (*/red)

Baca Juga : Gusti Brewon: “Prostitusi Tumbuh karena Pelanggannya Banyak”