Larantuka, medikastar.id
Para petugas kesehatan di Kecamatan Solor Timur harus berjuang melawan jalanan yang rusak akibat hujan deras. Meski demikian, mereka tetap setia memberi pelayanan yang terbaik pada masyarakat.
Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Solor Timur, Kabupaten Flores Timur sejak Senin (26/11/2018). Akibatnya, beberapa ruas jalan di kecamatan ini rusak parah. Jembatan penghubung dari Desa Menanga yang merupakan pusat kecamatan ke beberapa desa yakni Desa Liwo, Watohari, Lamawai, Lebao, dan Watanhura juga ambruk.
Kondisi jalanan rusak dan berlumpur serta ambruknya jembatan ini juga berdampak pada kegiatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Sulitnya akses jalan ke desa-desa tersebut memaksa petugas kesehatan untuk berkorban dan ekstra hati-hati dalam melaksanakan pelayanan kesehatan ke 5 desa tersebut.
Aloysius Kia Masan, petugas kesehatan di Puskesmas Menanga, Kecamatan Solor Timur, melalui sambungan telepon seluler, menuturkan, petugas kesehatan yang melaksanakan kegiatan di 5 desa tersebut harus berjalan kaki dan rela bergelut dengan lumpur untuk bisa mencapai lokasi pelayanan.
“Hari ini (Selasa, 27/11/2018), kami melaksanakan kegiatan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) di Desa Lamawai. Kami harus melewati kubangan lumpur yang tebalnya mencapai 30 cm dan melewati jembatan yang putus untuk mencapai desa tersebut,” kata Kia Masan.
“Di tengah aral rintangan yang menghadang, kami tetap berusaha untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan. Ini semua demi mewujudkan masyarakat Solor Timur yang sehat,” lanjutnya.
Ambruknya jembatan ini menghambat aktivitas masyarakat, terutama akses transportasi dari desa-desa tersebut ke ibukota kecamatan, dan sebaliknya. Akibatnya beberapa warga terpaksa mengambil risiko untuk melewati kali atau terpaksa memutar melewati jalur lain yang lebih jauh.
Kia Masan berharap pemerintah dan pihak terkait segera mengambil langkah untuk mengatasi persoalan ini. Jalan serta jembatan yang rusak ini diharapkan segera diperbaiki agar masyarakat bisa dengan nyaman melaksanakan aktivitas harian mereka. (Emanuel F. Ola Masan)
Baca juga: Bupati Anton Deklarasikan Flores Timur Jadi Kabupaten Literasi

